Kampus UNM Dilempari Molotov, Dua Mahasiswa Terluka

- Serangan molotov terjadi di Kampus UNM Gunung Sari, Makassar, sekitar pukul 03.22 Wita dan menyebabkan dua mahasiswa terluka akibat ledakan serta percikan api.
- Polisi menyebut pelaku berjumlah sekitar 10 orang yang datang berkelompok menggunakan sepeda motor dan melancarkan aksi di pintu belakang kampus.
- Penyelidikan masih berlangsung dengan pemeriksaan saksi dan pencarian rekaman CCTV, sementara kedua korban dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Makassar, IDN Times - Sekelompok orang tak dikenal menyerang kampus Universitas Negeri Makasar (UNM) Gunung Sari, di Jalan Raya Pendidikan, Kecakatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu dini hari (11/3/2026). Dua mahasiswa terluka akibat lemparan molotov.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.22 Wita. Kedua korban masing-masing berinisial MN (21) dan WK (21), yang mengalami luka akibat terkena ledakan serta percikan api dari molotov yang dilempar pelaku.
1. Polisi cari CCTV di sekitar lokasi kejadian

Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, membenarkan adanya peristiwa penyerangan tersebut. Ia mengatakan kedua korban saat ini telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dan kondisinya mulai membaik.
“Betul itu, korbannya sekarang sudah di rumah sakit, sudah agak membaik. Sementara anggota telah olah TKP, mencari saksi-saksi dan mencari CCTV di lokasi dan saat ini masih dalam pengembangan,” kata Ismail saat dikonfirmasi, Kamis (12/3/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di pintu belakang kampus yang berada di kawasan Jalan Pendidikan. Saat kejadian, kedua korban diketahui sedang berboncengan menggunakan sepeda motor dan hendak keluar dari area kampus.
"Namun ketika berada di sekitar pintu keluar, keduanya berpapasan dengan sekelompok orang yang diduga sebagai pelaku penyerangan. Para pelaku datang secara berkelompok dengan menggunakan beberapa sepeda motor, " ucapnya.
2. Pelaku diperkirankan berjumlah 10 orang

Ismail menyebut, jumlah pelaku diperkirakan sekitar 10 orang yang berboncengan menggunakan kendaraan roda dua. Sebagian pelaku disebut menunggu di depan pintu keluar kampus, sementara sebagian lainnya masuk ke dalam area kampus sebelum penyerangan terjadi. Diduga situasi tersebut telah diatur oleh para pelaku sebelum melancarkan aksinya.
"Saat kedua korban melintas menuju pintu keluar kampus, salah satu pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy hitam putih langsung melemparkan bom molotov ke arah korban," ungkapnya.
Lemparan tersebut mengenai bagian wajah MN yang saat itu mengemudikan sepeda motor. Sementara rekannya, WK, mengalami luka di bagian tangan akibat terkena percikan api dari ledakan bom molotov tersebut.
“Kejadiannya sekitar jam 03.22 Wita. Tiba-tiba ada orang tidak dikenal langsung melakukan penyerangan di pintu UNM bagian belakang Jalan Pendidikan,” ujarnya.
3. Polisi kejar pelaku penyerangan

Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami ungkap. Untuk saat ini kami masih melakukan pengembangan,” kata Ismail.


















