Jari Hampir Putus, Pekerja Penggiling Daging Dievakuasi Damkar

- Seorang pekerja penggilingan daging di Makassar bernama Irwansyah mengalami kecelakaan kerja saat jarinya terjepit mesin penggiling dan nyaris putus di kawasan Toddopuli, Panakkukang.
- Damkarmat Makassar menurunkan 10 personel untuk mengevakuasi korban, lalu membawanya ke RSUD Labuang Baji agar proses pelepasan jari dilakukan dengan pendampingan tim dokter.
- Kecelakaan terjadi ketika mesin penggiling diduga tiba-tiba aktif saat Irwansyah mendorong daging, membuat tangannya tersangkut meski rekan-rekannya sempat mencoba menolong.
Makassar, IDN Times – Seorang pekerja penggilingan daging di Kota Makassar mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya terjepit mesin penggiling saat sedang berproduksi, Rabu (24/6/2026). Korban bernama Irwansyah dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Insiden itu terjadi di kawasan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang. Proses evakuasi berlangsung cukup rumit karena jari korban masih tersangkut di dalam mesin dan nyaris putus.
1. Damkar terjunkan 10 personel untuk proses evakuasi

Kepala Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengatakan pihaknya menerima laporan dari rekan korban bernama Thio sekitar pukul 12.33 WITA. Laporan menyebutkan seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja akibat jarinya tersangkut mesin penggiling daging.
“Korban membutuhkan bantuan evakuasi karena jarinya masih terjepit di dalam mesin,” kata Fadli.
Mendapat laporan tersebut, Damkarmat Makassar mengerahkan 10 personel menggunakan armada rescue menuju lokasi kejadian. Tim bergerak dari markas sekitar pukul 15.21 WITA dan tiba delapan menit kemudian untuk melakukan penanganan awal.
2. Evakuasi dilakukan di rumah sakit dengan pendampingan dokter

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan tenaga medis. Karena posisi jari korban masih terjebak di komponen mesin, proses penyelamatan tidak bisa dilakukan di tempat secara sembarangan.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Labuang Baji untuk menjalani penanganan lanjutan. Di rumah sakit, petugas Damkar bersama tim dokter melakukan proses pelepasan jari korban dari mesin penggiling.
“Harus ditangani tim dokter karena jarinya hampir putus dan masih terjepit di dalam mesin,” ujar Fadli.
Setelah melalui proses yang berlangsung hati-hati dengan menggunakan peralatan rescue, jari korban akhirnya berhasil dilepaskan. Operasi penyelamatan selesai sekitar pukul 16.34 WITA dan seluruh personel kembali ke markas setelah melakukan konsolidasi.
3. Mesin diduga tiba-tiba aktif saat korban bekerja

Sementara itu, rekan korban, Thio, mengatakan kecelakaan terjadi saat Irwansyah sedang menggiling daging untuk bahan martabak. Saat korban mendorong daging ke dalam mesin, alat tersebut diduga tiba-tiba aktif dan menarik tangan korban.
“Pas dia dorong daging, tiba-tiba mesinnya menyala dan tangannya terjepit di dalam penggilingan,” kata Thio.
Sebelum meminta bantuan Damkarmat Makassar, sejumlah pekerja sempat berupaya melepaskan tangan korban dari mesin. Namun usaha tersebut gagal karena posisi jari sudah terjepit cukup dalam.
“Tadi sempat coba keluarkan tangannya, tapi tidak bisa, jadi minta bantuan pemadam,” tuturnya.


















