Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ini Menu MBG yang Diduga Penyebab Siswa SMPN 1 Makale Keracunan Massal
Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Puluhan siswa SMPN 1 Makale diduga mengalami gejala keracunan makanan setelah menerima Makan Bergizi Gratis.
  • Menu yang diterima terdiri dari nasi, ayam, perkedel, dan wortel; petugas sekolah memeriksa aroma makanan sebelum pembagian.
  • Sekolah belum menyimpulkan penyebab kondisi siswa dan menyatakan pembuktian perlu dilakukan pihak berwenang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah menu MBG perlu diperiksa lebih lanjut?
Vote Now
Rabu (2/9/2026)

Menu MBG diterima sekolah sekitar pukul 11.00 Wita. Makanan dibagikan kepada siswa sekitar pukul 12.00 Wita.

dini hari

Sejumlah siswa mengaku sudah merasakan keluhan sebelum berangkat ke sekolah.

Kamis (3/9/2026)

Puluhan siswa SMPN 1 Makale dilarikan ke Puskems dan Rumah Sakit setelah mengalami gejala yang diduga keracunan makanan bergisi gratis (MBG).

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah menu MBG perlu diperiksa lebih lanjut?
Vote Now
  • What?
    Puluhan siswa SMPN 1 Makale diduga mengalami gejala keracunan makanan.
  • Who?
    Puluhan siswa SMPN 1 Makale dan Kepala SMPN 1 Makale Yohanis Pakiding.
  • Where?
    SMPN 1 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
  • When?
    Menu MBG diterima Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita dan dibagikan sekitar pukul 12.00 Wita. Siswa dilarikan Kamis (3/9/2026).
  • Why?
    Penyebab kondisi siswa per saat ini masih belum diketahui dan perlu dibuktikan pihak berwenang.
  • How?
    Siswa mengeluh dan antre di WC, lalu pihak sekolah mengambil tindakan cepat. Sebagian siswa dilarikan ke Puskems dan Rumah Sakit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah menu MBG perlu diperiksa lebih lanjut?
Vote Now

Puluhan kakak di SMPN 1 Makale merasa tidak enak badan. Mereka menerima makanan MBG yang berisi nasi, ayam, perkedel, dan wortel. Ada yang sudah mengeluh sejak dini hari. Kak Yohanis bilang sekolah belum tahu pasti penyebabnya. Beberapa siswa lalu dibawa ke Puskems dan Rumah Sakit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah menu MBG perlu diperiksa lebih lanjut?
Vote Now

Pihak sekolah telah memeriksa aroma makanan sebelum pembagian dan mengambil tindakan secepatnya ketika gejala massal muncul. Sikap Yohanis yang tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab juga menunjukkan bahwa dugaan kondisi siswa perlu dibuktikan oleh pihak berwenang, terutama karena penyedia menu yang sama melayani sekolah lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah menu MBG perlu diperiksa lebih lanjut?
Vote Now

Makassar, IDN Times - Kepala SMPN 1 Makale, Tana Toraja, Yohanis Pakiding, mengatakan puluhan siswanya diduga mengalami gejala keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima sekolah pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Makanan kemudian dibagikan kepada siswa sekitar pukul 12.00 Wita.

"Jadi kemarin jam 11 pengantarannya ke sekolah dan makan anak-anak jam 12, itu sudah rutin," ucap Yohanis kepada awak media.

1. Ada ayam, perkedel, hingga wortel

Siswa SMPN Makale, Toraja, dirawat di Rumah Sakit Lakipadada, Kamis (3/92026) usai diduga keracunan MBG. Dok. Kareba Toraja

Yohanis menyebut, menu yang diterima siswa terdiri dari nasi, ayam, perkedel, serta sayuran seperti wortel. Sebelum dibagikan, makanan disebut telah diperiksa oleh petugas atau PIC di sekolah, salah satunya dengan mengecek aroma makanan.

"Yang aromanya dicium saja. Tapi kan untuk makan, kita tidak coba dulu untuk makan. Untuk ayamnya saya nggak tahu apa campurannya, tapi dia berair. Saya nggak tahu apakah santan (atau bukan)," jelasnya.

2. Sebut bukan wewenang sekolah menyimpulkan

Siswa SMPN Makale, Toraja, dirawat di Rumah Sakit Lakipadada, Kamis (3/92026) usai diduga keracunan MBG. Dok. Kareba Toraja

Namun, Yohanis menegaskan pihak sekolah belum berani menyimpulkan makanan MBG sebagai penyebab kondisi yang dialami para siswa.

"Untuk penyebabnya kami belum berani menyampaikan apa yang benar-benar menjadi penyebabnya. Itu bukan kewenangan kami," tegasnya.

Ia mengatakan dugaan tersebut perlu dibuktikan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Terlebih, terdapat sekolah lain yang juga menerima menu MBG dari penyedia yang sama.

"Karena ini massal, ada juga sekolah yang sama menerima MBG. Mungkin kemungkinan itu, tapi secara pribadi saya belum berani mengatakan itu," pungkasnya.

3. Siswa mengeluh sejak dini hari

Siswa SMPN Makale, Toraja, dirawat di Rumah Sakit Lakipadada, Kamis (3/92026) usai diduga keracunan MBG. Dok. Kareba Toraja

Yohanis juga mengungkapkan, puluhan siswa SMPN 1 Makale yang diduga keracunan massal MBG, mengaku sudah merasakan keluhan sejak dini hari sebelum berangkat ke sekolah.

"Kami tahu pagi-pagi pada saat kami jemput sudah ada yang mengeluh. Karena sudah gejala massal, sudah antre di WC, maka kami ambil tindakan secepatnya," kata Yohanis.

Sampaikan pilihanmu soal pemeriksaan menu MBG

Apakah menu MBG perlu diperiksa lebih lanjut?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article