Makassar, IDN Times - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar mengkritik Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, terkait langkah yang dilakukan soal penanganan pasien COVID-19. Menurut Ketua IDI Makassar dr Siswanto Wahab, pola penanganan yang amburadul sehingga membuat pasien COVID-19 dari daerah lain di Sulsel menumpuk di Makassar.
"Gubernur seolah ingin menjadi superhero yang mampu menangani semua (pasien) di Makassar. Sayang mereka lupa bahwa meskipun pasien disatukan di Makassar, tapi kontaknya tetap ada di daerah," kata Siswanto melalui Humas IDI Makassar, dr Wachyudi Muchsin kepada IDN Times saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2020).
