Makassar, IDN Times - Potensi El Nino di Sulawesi Selatan diprediksi muncul pada semester dua tahun 2026. Kondisi ini berpeluang memengaruhi ketersediaan air permukaan sekaligus musim tanam.
Prakirawan Balai BMKG Wilayah IV Makassar, Amhar Ulfiana, menyebutkan, El Nino tahun ini diperkirakan berintensitas lemah. Karena itu, efek terhadap pasokan air terbatas dan tidak diprediksi menimbulkan kekeringan panjang secara signifikan.
"Karena masih El Nino lemah, jadi mungkin dampaknya belum sampai kemarau yang panjang. Tapi kalau intensitas El Nino mulai kuat atau hingga sangat kuat, ini bisa berpengaruh sampai kekeringan panjang," jelas Amhar melalui wawancara telepon, Senin (6/4/2026).
