Makassar, IDN Times - Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Fadjry Djufry, memastikan tidak ada tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sulsel yang akan dirumahkan akibat efisiensi anggaran. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa penghematan anggaran tidak boleh sampai merugikan tenaga kerja Non-ASN.
"Arahan dari Bapak Presiden, jangan karena efisiensi anggaran lalu mengorbankan bahkan mengambil hak-hak. Untuk itu, kita sangat berhati-hati agar semua Non ASN Pemprov kita tidak dirumahkan gara-gara itu. Karena arahan dari Bapak Presiden juga jangan ada PHK karena itu," kata Fadjry Djufry, Jumat (14/2/2025).
