Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dinkes Sulsel Sebut Kasus TBC Capai 12.280 per Mei 2024
Ilustrasi TBC. (Kemkes.go.id)

Makassar, IDN Times - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menyebut jumlah kasus penyakit Tuberculosis atau TBC mencapai 12.280 kasus tersebar periode Januari hingga Mei 2024. Jumlah tersebut tersebar di 24 kabupaten kota se-Sulsel.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Yusri Yunus, mengatakan ada kasus suspek atau sebanyak 34,2 persen atau 85.220 kasus.

"Kalau periode Januari sampai Mei 2024, sudah ditemukan 12.280 kasus TBC di Sulsel," kata Yusri, Rabu (12/6/2024).

1. Pemprov mengaktifkan skrining untuk cegah penyebaran kasus

ilustrasi rontgen dada pasien TBC (freepik.com/freepik)

Yusri menyebutkan penanganan untuk kasus TBC terus digalakkan. Pihaknya juga gencar mencari orang-orang yang diduga terkena TBC.

Pasalnya, semakin cepat ditemukan maka pasien akan lebih cepat ditangani. Sebaliknya, jika lambat maka tidak menutup kasus TBC akan meningkat mengingat sifatnya yang gampang menular.

"Penanganan berupa pengobatan dan saat ini terus melakukan skrining dalam mencegah penyebarluasan kasus," kata Yusri.

2. TBC dipengaruhi berbagai faktor

Ilustrasi paru-paru (freepik.com/rawpixel.com)

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ishaq Iskandar, menyebutkan ada berbagai faktor yang mengakibatkan kasus TBC. Sayangnya, faktor-faktor itu kadang luput sehingga kasus TBC terus terjadi.

Belum lagi, adanya ketakutan masyarakat untuk melaporkan apabila ada temuan kasus TBC. Padahal, semakin cepat kasus TBC dilaporkan maka semakin cepat pula penanganannya.

"Banyak faktor, dari gizi, lingkungan, kemudian yang kena tidak diobati sampai sembuh," kata Ishaq kepada IDN Times.

3. Dinkes Sulsel targetkan temuan 85.220 kasus

ilustrasi paru-paru (unsplash.com/Robina Weermeijer)

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulsel, Dinkes menargetkan sebanyak 246.000 orang suspek TBC dapat terdeteksi. Sejauh ini, baru 34,2 persen atau 85.220 orang. 

Kemudian, Dinkes Sulsel juga memasang target notifikasi sebanyak 45.556 orang. Angka notifikasi maksudnya jumlah pasien baru yang ditemukan. Karena yang ditemukan hingga Mei sebanyak 12.280 kasus, maka presentasinya baru 28 persen untuk kasus notifikasi.

"Sebagai strategi, kami melakukan skrining pada kelompok berisiko termasuk penemuan infeksi TBC laten (ILTB) dan pemberian terapi pencegahan tuberculosis (TPT)," kata Ishaq.

Editorial Team

Related Article