Okupansi Hotel Bintang di Sulsel Naik Jadi 45,19 Persen pada April 2026

- Tingkat hunian hotel berbintang di Sulawesi Selatan naik jadi 45,19 persen pada April 2026, meningkat baik secara tahunan maupun bulanan menurut data BPS Sulsel.
- Seluruh kategori hotel bintang alami kenaikan okupansi, dengan hotel bintang 2 mencatat lonjakan tertinggi dan rata-rata lama menginap tamu meningkat menjadi 1,49 malam.
- Kunjungan wisatawan mancanegara melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu, sementara perjalanan wisatawan nusantara justru turun hampir 20 persen.
Makassar, IDN Times – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif pada April 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat TPK hotel bintang mencapai 45,19 persen atau meningkat 3,51 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara bulanan, capaian tersebut juga mengalami kenaikan 5,58 persen poin dibandingkan Maret 2026 yang berada di angka 39,61 persen. Peningkatan ini menjadi salah satu indikator membaiknya aktivitas sektor pariwisata dan perhotelan di Sulawesi Selatan sepanjang April 2026.
1. Seluruh klasifikasi hotel bintang mengalami kenaikan okupansi

Melalui siaran pers yang dikutip, Kamis (4/6/2026), BPS Sulsel mencatat peningkatan TPK terjadi pada seluruh kategori hotel berbintang. Hotel bintang 2 menjadi kelompok dengan kenaikan tahunan tertinggi, yakni 10,36 persen poin dari 38,80 persen pada April 2025 menjadi 49,17 persen pada April 2026.
Sementara itu, hotel bintang 1 mencatat tingkat hunian 30,43 persen, hotel bintang 3 sebesar 45,96 persen, serta hotel bintang 4 dan 5 mencapai 45,34 persen. Dibandingkan Maret 2026, kenaikan terbesar terjadi pada hotel bintang 4 dan 5 yang meningkat 6,58 persen poin, disusul hotel bintang 3 sebesar 6,07 persen poin.
Di sisi lain, hotel nonbintang dan akomodasi lainnya juga mengalami peningkatan. Tingkat hunian pada kelompok ini tercatat 19,49 persen, naik 1,26 persen poin dibandingkan Maret 2026 dan meningkat 0,53 persen poin dibandingkan April 2025.
2. Lama menginap tamu hotel ikut meningkat

Selain tingkat hunian, rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang di Sulawesi Selatan juga menunjukkan peningkatan. Pada April 2026, rata-rata tamu menginap selama 1,49 malam, lebih tinggi dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 1,45 malam dan April 2025 yang mencapai 1,40 malam.
Hotel bintang 4 dan 5 menjadi kategori dengan rata-rata lama menginap tertinggi, yakni 1,71 malam. Posisi berikutnya ditempati hotel bintang 1 dengan rata-rata 1,46 malam.
Peningkatan lama menginap ini mengindikasikan aktivitas wisata dan perjalanan bisnis yang masih berlangsung di Sulawesi Selatan, meskipun sejumlah indikator perjalanan wisatawan menunjukkan perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya.
3. Kunjungan wisman melonjak, perjalanan wisnus menurun

BPS Sulsel mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Selatan pada April 2026 mencapai 1.922 kunjungan. Angka tersebut memang turun 18 persen dibandingkan Maret 2026, namun melonjak 132,41 persen dibandingkan April 2025 yang hanya sebanyak 827 kunjungan.
Wisatawan asal Malaysia masih mendominasi kunjungan ke Sulawesi Selatan dengan 757 kunjungan, disusul wisatawan asal Tiongkok sebanyak 442 kunjungan.
Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sulawesi Selatan tercatat sebanyak 3,57 juta perjalanan pada April 2026. Jumlah tersebut turun 17,93 persen dibandingkan Maret 2026 dan menurun 19,87 persen dibandingkan April tahun lalu.
Meski demikian, Kota Makassar masih menjadi tujuan utama wisatawan domestik di Sulawesi Selatan dengan 869,85 ribu perjalanan atau sekitar 24,39 persen dari total perjalanan wisata nusantara ke provinsi tersebut.


















