Jemaah Haji Kloter 3 Asal Bone Pulang, Satu Masih Dirawat di Makkah

- Sebanyak 392 jemaah dan petugas haji Kloter 3 asal Bone tiba di Makassar, sementara satu jemaah masih dirawat di Makkah dan akan dipulangkan setelah dinyatakan layak terbang.
- Kakanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid mengingatkan para jemaah untuk menjaga kemabruran haji dengan mempertahankan kebiasaan ibadah seperti salat berjamaah, mengaji, dan zikir setelah kembali ke Tanah Air.
- Satu jemaah asal Bone bernama Caming Sade Saka wafat di Tanah Suci pada 28 Mei 2026, sementara total 1.174 jemaah dari tiga kloter pertama telah tiba di Indonesia.
Makassar, IDN Times - Sebanyak 392 jemaah dan petugas haji Kloter 3 Debarkasi Makassar asal Kabupaten Bone tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Rabu (3/6/2026). Namun, satu jemaah asal Bone belum dapat kembali bersama rombongan karena masih menjalani perawatan di Makkah, Arab Saudi.
Kepulangan rombongan disambut di Aula Arafah Asrama Haji Makassar oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Ali Yafid, yang juga Wakil Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar. Kemudian, ada Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bone, A. Muh. Yasmin Tahir.
Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut rombongan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 13.47 WITA. Waktu kedatangan tersebut tercatat satu menit lebih lambat dari jadwal yang telah ditetapkan.
1. Jemaah yang masih dirawat akan dipulangkan dengan kloter berikutnya

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menyebutkan total jumlah jemaah yang telah diterima PPIH Debarkasi Makassar sampai kloter 3 sebanyak 1.174 jemaah.
"Karena jumlah jemaah yang baru tiba tadi kloter 3 sebanyak 392. Ada satu jemaah yang sakit sementara dirawat di Makkah," kata Ikbal.
Menurut Ikbal, jemaah tersebut akan dipulangkan setelah kondisi kesehatannya membaik. Pemulangan berlangsung setelah tim medis menyatakan yang bersangkutan layak terbang.
"Nanti kalau sudah pulih kembali dan sudah layak terbang akan diberangkatkan dengan kloter selanjutnya," katanya.
2. Jemaah diingatkan menjaga kemabruran haji

Data PPIH mencatat Kloter 3 terdiri atas 122 jemaah laki-laki dan 270 perempuan serta didampingi tujuh petugas. Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, mengingatkan para jemaah agar tetap menjaga kebiasaan ibadah yang telah dijalani selama berada di Tanah Suci.
"Jangan sampai sepulang dari haji, kebiasaan ibadah ikut hilang. Tetaplah menjaga salat berjamaah, rajin mengaji, memperbanyak zikir, dan menjadi teladan di tengah masyarakat," kata Ali Yafid.
Menurutnya, kemabruran haji tercermin dari perubahan sikap seseorang setelah kembali ke Tanah Air. Kemabruran juga terlihat dari konsistensi dalam menjalankan ibadah sehari-hari.
3. Satu jemaah Bone kloter 3 wafat di Tanah Suci

Dalam Kloter 3, satu jemaah asal Bone bernama Caming Sade Saka dilaporkan wafat di Tanah Suci. Jemaah berusia 68 tahun tersebut meninggal pada 28 Mei 2026.
PPIH Debarkasi Makassar mencatat hingga kedatangan Kloter 3, jumlah jemaah dan petugas yang telah kembali ke Indonesia mencapai 1.174 orang. Angka tersebut merupakan akumulasi kepulangan dari tiga kloter pertama Debarkasi Makassar.
Total jemaah dan petugas yang diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar tahun ini mencapai 16.728 orang. Sebanyak 15.552 orang di antaranya masih berada di Arab Saudi dan dijadwalkan pulang secara bertahap dalam 40 kloter berikutnya.



















