Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Demonstrasi Mahasiswa di Makassar Tuntut Evaluasi MBG-Kopdes Diserang

Kota Makassar
Demonstrasi Mahasiswa di Makassar Tuntut Evaluasi MBG-Kopdes Diserang
Sekelompok orang tidak dikenal menyerang pengunjuk rasa yang menuntut evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih di Makassar, Jumat (4/9/2026). Dok. Istimewa
  • Aksi mahasiswa di depan UNM Makassar berujung ricuh dan melibatkan aksi saling lempar dengan sekelompok warga.
  • Massa membakar ban serta memblokade jalan, sehingga arus kendaraan di kawasan Jalan AP Pettarani sempat terganggu.
  • Personel Samapta dan Tim Jatanras Polrestabes Makassar dikerahkan untuk meredam bentrokan dan membubarkan massa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah aksi yang memblokade jalan mengganggu perjalanan?
Share Article

Makassar, IDN Times - Aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa di depan Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berujung ricuh, Jumat (4/9/2026) malam, setelah sekompok orang tidak dikenal menyerang para demonstran.

Kericuhan terjadi di pertigaan Jalan AP Pettarani-Jalan Pendidikan, Kecamatan Rappocini, sekitar pukul 18.35 Wita. Massa yang sebelumnya menggelar demonstrasi menuntut evaluasi program Makan Begizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, akhirnya terdesak mundur.

  1. 1. Massa Terlibat Saling Lempar dengan Sekelompok Orang

    Kericuhan terjadi di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa menuntut evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih di Makassar, Jumat (4/9/2026). Dok. Istim
    Kericuhan terjadi di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa menuntut evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih di Makassar, Jumat (4/9/2026). Dok. Istimewa

    Sebelum kericuhan pecah, pengunjuk rasa yang didominasi mahasiswa berpakaian hitam menggelar aksi unjuk rasa di depan Menara Phinisi UNM. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah pusat, khususnya program MBG dan Kopdes Merah Putih. Aksi awalnya berlangsung kondusif hingga sekitar pukul 18.03 Wita.

    Setelah itu, massa berkumpul di ujung Jalan Pendidikan yang berada di pertigaan Jalan AP Pettarani. Di lokasi tersebut, mereka membakar ban dan memblokade badan jalan.

    Situasi kemudian memanas sekitar pukul 18.35 Wita. Massa aksi terlibat saling lempar dengan sekelompok orang di ruas Jalan AP Pettarani. Kericuhan membuat sejumlah pengendara yang melintas di kawasan tersebut was-was.

  2. 2. Polisi Sebut Kelompok yang Serang Mahasiswa adalah Pengguna Jalan

    Kericuhan terjadi di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa menuntut evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih di Makassar, Jumat (4/9/2026). Dok. Istim
    Kericuhan terjadi di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa menuntut evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih di Makassar, Jumat (4/9/2026). Dok. Istimewa

    Sejumlah personel Samapta Polrestabes Makassar kemudian tiba di lokasi untuk meredam bentrokan. Tim Jatanras Polrestabes Makassar juga dikerahkan ke lokasi.

    Polisi kemudian berupaya mendorong para pengunjuk rasa masuk ke area Kampus UNM untuk menghentikan kericuhan. Namun, saat proses pembubaran berlangsung, aparat masih mendapat perlawanan berupa lemparan batu dari arah kelompok pengunjuk rasa.

    Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Eddy Sumantri, yang memimpin pembubaran mengatakan aksi unjuk rasa awalnya berlangsung kondusif.

    "Kegiatan hari sebenarnya pada pukul 15.30 itu kondusif. Hanya karena masyarakat merasa terganggu dalam perjalanan, sehingga masyarakat mendorong mahasiswa untuk masuk ke kampus," ujar Eddy

  3. 3. Polisi Imbau Warga Hati-Hati saat Melintasi Lokasi Demonstrasi

    Kericuhan terjadi di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa menuntut evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih di Makassar, Jumat (4/9/2026). Dok. Istim
    Kericuhan terjadi di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa menuntut evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih di Makassar, Jumat (4/9/2026). Dok. Istimewa

    Menurut Eddy, situasi mulai memanas setelah massa melakukan blokade jalan dan membakar ban. Kondisi tersebut kemudian memicu ketegangan antara pendemo dan sekelompok orang yang disebut sebagai pengguna jalan.

    "Tadi mereka blokade jalan, namun demikian tidak begitu lama, kami bubarkan mereka, mendorong mereka tapi di seberang jalan lagi satu (Jl Pendidikan) mereka melakukan pembakaran ban lagi," tuturnya.

    Eddy mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di Jalan AP Pettarani, terutama ketika terjadi aksi unjuk rasa.

    "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga diri saat melintas di Jalan AP Pettarani," tandasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More