Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Siswa Keracunan MBG di Tana Toraja Bertambah Jadi 161 Orang

Kab. Tana Toraja
Siswa Keracunan MBG di Tana Toraja Bertambah Jadi 161 Orang
Siswa SMPN Makale, Toraja, dirawat di Rumah Sakit Lakipadada, Kamis (3/92026) usai diduga keracunan MBG. Dok. Kareba Toraja
  • Hingga Jumat pagi, 161 siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Makale diduga keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis dan mendapat penanganan medis.
  • Sebanyak 48 siswa dirawat inap, 106 rawat jalan, dan tujuh masih diobservasi di UGD. Data dihimpun Dinas Kesehatan Tana Toraja hingga pukul 08.30 Wita.
  • RSU Lakipadada menangani 82 pasien, terbanyak dibanding RS Sinar Kasih 48 dan RS Fatima 31. Sejumlah siswa juga ditangani tiga puskesmas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), bertambah. Hingga Jumat (4/9/2026) pagi, tercatat 161 siswa dari SMPN 1 dan SMPN 2 Makale telah mendapat penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, Yosefina Rombetasik, mengatakan data tersebut merupakan laporan yang dihimpun hingga pukul 08.30 Wita. Para siswa mendapat penanganan di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

"Sesuai up date data pagi ini 4 September 2026 pukul 08.30 Wita, total ada 161 orang yang mendapatkan penanganan," kata Yosefina kepada IDN Times, Jumat (4/9/2026).

  1. 1. Puluhan siswa masih dirawat di rumah sakit

    20260617_140318.jpg
    Ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Irma Yudistirani)

    Yosefina merinci, dari total 161 siswa yang mendapat penanganan, sebanyak 48 orang menjalani rawat inap dan 106 orang menjalani rawat jalan. Data tersebut tersebar di tiga rumah sakit dan sejumlah puskesmas di Tana Toraja.

    "Sementara tujuh orang masih dalam observasi UGD," ujarnya.

  2. 2. RSU Lakipadada tangani pasien terbanyak

    Ilustrasi MBG. (IDNTimes/Tunggul Damarjat)
    Ilustrasi MBG. (IDNTimes/Tunggul Damarjat)

    RSU Lakipadada menjadi fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien terbanyak. Sebanyak 35 orang menjalani rawat inap, 40 orang rawat jalan, dan tujuh orang masih dalam observasi UGD. Total pasien yang ditangani di rumah sakit tersebut mencapai 82 orang.

    "Sementara di RS Fatima terdapat 31 orang, terdiri dari enam pasien rawat inap dan 25 orang rawat jalan," ungkapnya.

    Sementara itu, RS Sinar Kasih menangani 48 orang. Rinciannya, tujuh pasien menjalani rawat inap dan 41 orang menjalani rawat jalan.

    "Yang paling banyak ditangani di RSU Lakipadada, total 82 orang. Kemudian RS Sinar Kasih 48 orang dan RS Fatima 31 orang," jelas Yosefina.

  3. 3. Sejumlah pasien juga ditangani di puskesmas

    ilustrasi rumah sakit, pasien, perawat
    ilustrasi rumah sakit, pasien, perawat (pexels.com/RDNE Stock project)

    Selain rumah sakit, sejumlah siswa yang mengalami keluhan juga mendapat penanganan di puskesmas. Puskesmas Makale menangani tiga orang, Puskesmas Batusura dua orang, dan Puskesmas Rembon dua orang.

    Kasus dugaan keracunan ini terjadi setelah para siswa menyantap menu MBG yang diterima sekolah. Dinas Kesehatan Tana Toraja masih melakukan pemantauan terhadap kondisi para siswa yang mendapat perawatan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More