Danny Pomanto Minta Tanggung Jawab, PLN Buka Ruang Diskusi

Makassar, IDN Times - PLN merespons ucapan Wali Kota Makassar M. Ramdhan 'Danny' Pomanto soal maraknya kebakaran di tengah jadwal pemadaman bergilir. Danny meminta PLN bertanggung jawab.
"Untuk pernyataan pak Wali Kota sendiri, pertama kami ucapkan berbelasungkawa dan berduka cita atas semua kejadian di Kota Makassar," kata Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar), Ahmad Amirul Syarif saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (4/11/2023).
Sebelumnya Danny menyoroti pemadaman bergilir sebagai salah satu pemicu kebakaran di Makassar. Pernyataan ini menyusul insiden kebakaran yang terjadi di SMPN 8 pada Senin 30 Oktober 2023 malam. Kebakaran di diakibatkan korslet kipas angin yang tak dimatikan saat terjadi pemadaman bergilir.
1. PLN siap membuka dialog dengan Wali Kota

Soal permintaan Danny agar PLN bertanggung jawab, Ahmad menyatakan pihaknya bersikap terbuka. PLN akan selalu mengikuti aturan berlaku.
"Kami membuka ruang sebesar-besar untuk berdiskusi dan berdialog mencari jalan yang terbaik," ucapnya.
2. Penyebab pemadaman listrik di Sulselrabar

Ahmad menyampaikan permohonan maaf PLN atas pemadaman bergilir belakangan ini. Hal itu karena menurunnya kinerja beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) akibat kekeringan di tengah kemarau panjang dan dampak el nino.
"Kita akui debit air di PLTA-PLTA itu semakin berdampak, jadi awalnya kita bisa menyuplai (listrik) dari PLTA itu sampai 850 Mega Watt tapi sekarang itu sekitar 200 Mega Watt saja. Karena kondisi listrik Sulawesi Selatan itu 30 persen disuplai dengan air," Ahmad menjelaskan.
"Selain pengaruh terhadap PLTA kami, PLTB (pembangkit listrik tenaga bayu) kami juga demikian akibat kondisi el nino ini, seperti di PLTB Sidrap dan Jeneponto. Biasa di PLTB itu bisa hasilkan 140 Mega Watt sekarang itu hanya suplai 20 sampai 30 saja," lanjutnya.
3. PLN upayakan hujan buatan

Ahmad menambahkan, kondisi kelistrikan di wilayah Sulselrabar ini dalam tahun 2023, terparah dalam beberapa tahun terakhir. Pihaknya sudah berupaya menormalkan kinerja PLTA dengan menerapkan teknologi modifikasi cuaca berupa hujan buatan di sekitar PLTA.
"Kami berusaha untuk melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) di daerah aliran sungai," kata Ahmad.
Sebelumnya Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Adi Lumakso menjelaskan segala upaya dilakukan untuk memperkuat sistem kelistrikan. Di antaranya Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) khususnya di daerah aliran sungai di lokasi PLTA, serta relokasi secara bertahap pembangkit dengan total daya 80 MW.
"Kami tidak akan berhenti dan terus berupaya secara bertahap memperkuat sistem kelistrikan. Tim khusus bidang pembangkitan dari Nusantara Power, Indonesia Power, PLN Tarakan dan PLN Batam kami terjunkan untuk membantu pemulihan sistem kelistrikan Sulbagsel," ujar Adi dalam keterangan yang dikutip, Jumat (3/11/2023).



















