Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Danny Pomanto Batasi Pertemuan Fisik usai Sembuh dari COVID-19
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (kanan) dan Fatmawati Rusdi ANTARA FOTO/Arnas Padda

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto membatasi pertemuan fisik usai dua kali terpapar COVID-19. Dia baru sembuh usai dinyatakan positif untuk kali kedua awal Februari lalu.

Kepala Bagian Protokol Pemerintah Kota Makassar Muh Zuhur mengatakan, Danny akan membatasi agenda menghadiri undangan maupun menerima kunjungan tamu di kediamannya. Tujuannya menjaga satu sama lain dari penularan COVID-19.

"Lebih kepada pemanfaatan teknologi informasi saat ini. Walau dibatasi pertemuan tatap muka, tapi pertemuan secara virtual itu tidak dibatasi," kata Zuhur dikutip dari Antara, Sabtu (19/2/2022).

1. Wali Kota sudah sembuh 100 persen

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. IDN Times / Aan Pranata

Zuhur mengatakan, kondisi kesehatan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sudah pulih 100 persen dari COVID-19. Wali Kota telah dua kali menjalani tes usap PCR dengan hasil negatif.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto juga menjalani pemeriksaan computed tomograph (CT) Scan di Rumah Sakit Umum (RSU) Daya Makassar untuk melihat kondisi paru-parunya setelah terpapar COVID-19 yang kedua kalinya.

2. Jumlah tamu dibatasi

Indpplace/Zakila

Zuhur menyebut Wali Kota sudah mulai aktif bertugas sejak Kamis (17/2/2022). Dia bahkan sempat mendampingi Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi  peninjauan ke sejumlah pasar untuk mengecek kebutuhan pangan.

Dia mencontohkan, jika biasanya dalam satu waktu wali kota menerima kunjungan tamu maksimal lima orang. Setelah adanya pembatasan, pihaknya hanya akan mengakomodir tamu yang berjumlah maksimal dua orang untuk bertemu secara tatap muka dengan wali kota.

Sementara tamu dengan jumlah lebih dari tiga orang, pihaknya akan mengarahkan agar pertemuan dilakukan secara virtual sesuai dengan arahan pimpinannya.

"Sebelum pertemuan itu, semua yang berkepentingan untuk bertemu wali kota harus melakukan swab antigen terlebih dahulu baru diakomodir," ucapnya.

3. Prosedur penerimaan tamu lebih ketat

Ilustrasi tes cepat antigen. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Selain itu, tamu yang berkunjung juga harus melalui protokol kesehatan seperti tes antigen. Tes antigen disiapkan sebelum tamu masuk ke dalam. 

Kunjungan tamu juga dibatasi. Jika dulu, kediaman Danny masih menerima tamu hingga malam hari, maka ke depannya jam kunjungan dibatasi.

"Malam kemungkinan besar kita tidak terima. Paling kita mulai dari jam 8 pagi sampai 9 pagi. 1 jam saja," katanya.

Editorial Team

Related Article