Makassar, IDN Times - Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Tavip Agus Rayanto, mendorong pemanfaatan data untuk menurunkan stunting di Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini disampaikannya saat konferensi pers terkait percepatan penurunan stunting di Kantor BKKBN Sulsel, Makassar, Kamis (28/12/2023).
Tavip menekankan tindakan penanganan stunting agar lebih mengacu pada basis data mikro. Data mikro dapat diartikan sebagai hasil survei atau sensus.
"Data mikro sudah kita punya. Data orang yang nggak punya jamban kita udah punya. Orang yang sedang hamil kita punya datanya. Orang yang sekarang mau menikah ada. Jadi sekarang orang-orang itu mau diapakan," kata Tavip.
