Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Awasi Kecurangan, Satgas BBM Sulsel Patroli di 24 Kabupaten dan Kota
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (IDN Times/Asrhawi Muin)
  • Pemprov Sulawesi Selatan membentuk Satgas pengawasan BBM subsidi di 24 kabupaten/kota, melibatkan bupati dan wali kota untuk memeriksa SPBU serta menindaklanjuti laporan antrean dan distribusi.
  • Satgas di sejumlah daerah telah bekerja beberapa hari hingga hampir sepekan, menyelidiki dugaan kecurangan berdasarkan laporan Pertamina maupun masyarakat.
  • Temuan patroli bersama kepolisian akan dikumpulkan dan dibahas dalam rapat Senin; Gubernur Andi Sudirman belum menyimpulkan adanya pelanggaran oleh SPBU.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mengawasi penyaluran BBM subsidi di seluruh kabupaten/kota. Satgas tersebut diturunkan untuk memeriksa dugaan penyimpangan sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat terkait antrean dan distribusi BBM.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan seluruh bupati dan wali kota telah diperintahkan membentuk Satgas di wilayah masing-masing. Tim tersebut berpatroli dan memeriksa langsung sejumlah SPBU.

"Di 24 kabupaten kota kita sudah perintahkan semua Bupati Wali Kota untuk membentuk Satgas," kata Andi Sudirman, Jumat (11/9/2026).

1. Pengawasan sudah berlangsung hampir sepekan

Logo eksterior bagunan SPBU Pertamina (iStock/Mawaddah Fauziah)

Menurut Sudirman, Satgas di sejumlah daerah sudah bekerja selama beberapa hari. Bahkan, ada tim yang telah mengawasi hingga hampir sepekan.

Pengawasan bertujuan memeriksa dugaan kecurangan dalam penyaluran BBM. Satgas juga menerima dan menindaklanjuti laporan dari Pertamina maupun masyarakat.

"Ini terkait masalah penindakan kecurangan dan sebagainya yang dilaporkan oleh pihak Pertamina termasuk yang dilaporkan oleh masyarakat," katanya.

Sudirman mengatakan sejumlah temuan di lapangan masih dalam proses pemeriksaan. Karena itu, dia meminta masyarakat menunggu hasil kerja Satgas sebelum pemerintah menyimpulkan adanya pelanggaran tertentu di SPBU.

2. Temuan lapangan segera dibahas

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Sudirman menyebut Satgas bersama kepolisian juga telah mulai menindaklanjuti sejumlah temuan di lapangan. Data hasil patroli akan dikumpulkan untuk dibahas dalam rapat Satgas pada Senin.

"Sudah mulai kita bekerja sama kepolisian dan sekaligus nanti hasilnya rapat-rapat Satgas akan dilakukan Senin untuk mengumpulkan data-data," jelasnya.

3. Gubernur belum mau sebut ada SPBU nakal

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat diwawancarai, Kamis (30/4/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Sudirman mengatakan pengawasan tersebut tidak hanya bertujuan mencari pelanggaran. Pengawasan juga untuk meminimalkan potensi persoalan dalam penyaluran BBM di lapangan.

"Selalu pada penyimpangan, tetapi pada prinsipnya bagaimana kita meminimalisir terkait potensi masalah yang terjadi di lapangannya," katanya.

Sudirman juga belum mau menyimpulkan adanya pelanggaran di SPBU. Dia memilih menunggu hasil pemeriksaan Satgas rampung.

"Tunggu dulu laporan Satgas lagi bekerja," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article