Makassar, IDN Times - Kepadatan kendaraan yang parkir di badan jalan mendorong Pemerintah Kota Makassar mencari ruang parkir alternatif. Salah satu yang masuk prioritas kajian adalah kawasan Balai Kota Makassar yang setiap hari dipadati aktivitas pemerintahan dan kunjungan masyarakat.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) sebagai kantong parkir di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (1/10/2026).
Sekretaaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan konsep penataan parkir telah disiapkan oleh Perumda Parkir Makassar Raya. Salah satu fokusnya adalah menyediakan ruang parkir alternatif agar kendaraan tidak lagi menggunakan badan jalan.
"Kawasan Kantor Wali Kota Makassar atau Balai Kota menjadi salah satu prioritas penataan," kata Zulkifly.
