Andhi Pramono Tersangka KPK, Kepala Bea Cukai Makassar Berganti

Makassar, IDN Times - Andhi Pramono kini tidak lagi menjabat sebagai Kepala Bea Cukai Makassar. Ia dicopot dari jabatannya saat mulai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), satu pekan terakhir.
"Sudah ada penunjukan Plh (Pelaksana tugas harian Kepala Bea Cukai Makassar), Pak Zaeni Rokhman sudah ditetapkan. Sudah dari hari minggu kemarin," ungkap kepala seksi (Kasi) Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Makassar, Ria Novika, Selasa (16/5/2023).
Pada Senin kemarin, penyidik KPK menetapkan eks kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono (AP) sebagai tersangka dalam dugaan gratifikasi. Hal ini pun disampaikan juru bicara penindakan dan kelembagaan KPK, Ali Fikri di Jakarta.
Kasus yang menjerat Andhi Pramono ini berawal dari sebuah video yang viral di media sosial. Video itu menunjukan sebuah rumah mewah bak istana putih di daerah Jawa Barat. Rumah tersebut ternyata milik Andhi Pramono.
1. Kantor Bea Cukai Makassar pastikan pelayanan normal

Terkait penetapan Andhi sebagai tersangka, Ria mengaku mendapatkan kabar tersebut dari pemberitaan media. Selain itu, Bea Cukai Makassar belum terima pemberitahuan secara resmi terkait status Andhi Pramono.
"Jadi kewenangannya sekarang untuk mengetahui detailnya di KPK, jadi bukan kewenangan kami untuk menjelaskan terkait hal itu," terang Ria.
Kasus dugaan gratifikasi yang menjerat Andhi Pramono, kata Ria, tidak mempengaruhi pelayanan yang diberikan kantor Bea Cukai Makassar. "Masih seperti biasa dan tetap optimal, sekarang kami banyak juga pelayanan online. Jadi mungkin akan sedikit pengguna jasa yang datang ke kami," lanjutnya.
2. Rumah jabatan kepala Bea Cukai Makassar ditinggal kosong

Dari pantauan IDN Times Sulsel, rumah jabatan Kepala Bea Cukai Makassar di kompleks Perumahan Dinas Bea dan Cukai, Jalan Andi Mappaodang Makassar, terlihat rumah yang ditempati Andhi Pramono tampak sepi dan kosong.
"Pak Andhi sudah tidak tinggal lagi di situ, itu sudah kosong beberapa bulan ini. Selama ini dia yang tempati rumah dinas, kalau istri dan anaknya mungkin di Jakarta," ungkap salah satu penjaga di pos masuk kompleks perumahan, Qadri.
3. Andhi Pramono tinggalkan rumah jabatan sejak diperiksa di Jakarta

Lebih lanjut kata Qadri yang merupakan pegawai Bea Cukai, Andhi Pramono tidak menempati rumahnya sejak beberapa rumah pribadinya viral di sosial media, sehingga dia dipanggil dan dimintai keterangan oleh pihak Kementerian Keuangan.
"Jadi itu rumahnya pak Andhi kosong tepatnya saat hari jumat kalau tidak salah, saat itu ramai pemberitaan pak Andhi diperiksa kementerian. Sejak saat itu pak Andhi tidak pernah lewat sini (pos) lagi, biasa kan lewat," jelas Qadri.
Seperti diberitakan, pada Rabu (8/3/2023) lalu, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Nugroho menyatakan, pasca video rumah pribadi Andhi viral di media sosial, dia langsung dipanggil ke Jakarta untuk klarifikasi terkait rumah itu.
Dari situlah, Andhi Pramono diduga tidak kembali lagi ke Makassar untuk bertugas, hingga dia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus gratifikasi.



















![[BREAKING] Bupati Husniah Tiba-Tiba Tinggalkan Sidang Angket DPRD Gowa](https://image.idntimes.com/post/20260714/upload_e04396de43ef0f4f690e6cbafc0f76f4_3ca9d9fd-f8f5-4d90-a087-95e16267a0dc_watermarked_idntimes-1.jpeg)

