Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

177 Peserta Lolos Seleksi Administrasi BUMD Makassar

Kantor Balaikota Makassar (IDN Times/Sahrul Ramadan)
Kantor Balaikota Makassar (IDN Times/Sahrul Ramadan)

Makassar, IDN Times - Ratusan orang berebut kursi Direksi dan Dewan Pengawas lima BUMD Makassar. Dari 811 pendaftar, hanya 177 yang berhasil lolos verifikasi berkas, sisanya terhenti di meja administrasi.

Sebanyak 634 pendaftar langsung gugur karena tidak melengkapi berkas, sementara pendaftar yang lolos siap bersaing ke tahap berikutnya. Mereka akan memperebutkan posisi di lima BUMD Kota Makassar yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), PD Pasar, Perumda Parkir, PD Terminal, dan PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR).  

"Yang tidak lolos ini, karena dokumennya tidak dilengkapi hingga batas akhir pendaftaran. Ada juga yang tidak merespons tim verifikator," kata Kepala Ekbang Kota Makassar, Muh Amri Maula, Jumat (29/8/2025).

1. PDAM jadi posisi paling diminati

Gedung kantor PDAM Kota Makassar di Jalan DR. Ratulangi Makassar. (Dok. PDAM Makassar)
Gedung kantor PDAM Kota Makassar di Jalan DR. Ratulangi Makassar. (Dok. PDAM Makassar)

PDAM menjadi posisi yang paling banyak diminati dengan 26 pendaftar untuk direksi dan 30 untuk dewan pengawas. Disusul Perumda Parkir dengan 21 pendaftar direksi dan 29 dewan pengawas, serta PD Pasar dengan 16 pendaftar direksi dan 28 dewan pengawas.

Kemudian, PD Terminal menerima 8 pendaftar untuk posisi direksi dan 10 untuk dewan pengawas. Adapun BPR mencatat 5 pendaftar direksi dan 4 dewan pengawas.

Seluruh peserta yang lolos administrasi wajib menyusun makalah sebelum memasuki tahap uji kelayakan dan kepatutan (UKK). Tahap ini mencakup tes psikologi, tes tertulis keahlian, hingga wawancara.

2. Masuk tahapan uji kelayakan dan kepatutan

Ilustrasi seleksi. (BKPSDM)
Ilustrasi seleksi. (BKPSDM)

Uji Kelayakan dan Kepatutan akan digelar dengan melibatkan tim penguji yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi. Nama-nama yang masuk dalam tim tersebut yakni Prof Aswanto (Mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstutusi RI periode 2018-2021), Prof Batara Surya (Rektor Universitas Bosowa), Muhammad Idris (Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat), Hudli Huduri (Regional Manager PT Panin Bank Kawasan Timur Indonesia) serta Nur Kamrul Zaman (mantan Birokrat Pemkot Makassar).

Tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung 30-31 Agustus 2025 di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar. Hari pertama diperuntukkan bagi calon direksi, sementara hari kedua untuk calon dewan pengawas.

3. Timsel tegaskan seleksi dilaksanakan profesional dan adil

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin rapat evaluasi BUMD di Balai Kota Makassar, Jumat (14/3/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin rapat evaluasi BUMD di Balai Kota Makassar, Jumat (14/3/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Prof Aswanto selaku Ketua Tim Seleksi (Timsel) menjelaskan kriteria untuk calon direksi dan dewan pengawas. Di antaranya yakni batas usia ditetapkan 60 tahun untuk dewan pengawas dan 55 tahun untuk direksi. 

"Selain itu, harus punya keahlian yang sesuai dengan bidang yang dipilih. Tim seleksi akan melihat kecocokan keahlian itu, nanti timsel akan melihat posisi yang dibutuhkan," katanya.

Dia menegaskan setiap peserta memiliki peluang yang sama melalui proses seleksi yang dijalankan secara maksimal dan profesional. Meski begitu, hasil akhir tetap ditentukan melalui tahapan berikutnya.

"Tahap akhirnya ada wawancara dengan wali kota dan wakil wali kota. Seperti yang Pak Wali sampaikan, hanya yang nilainya bagus yang sampai ke beliau," kata Aswanto.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us