12 Pegawai Disdik Makassar Diperiksa Terkait Kebakaran Kantor

Makassar, IDN Times - Sebanyak 12 pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menjalani pemeriksaan terkait kebakaran yang terjadi di kantor Disdik beberapa waktu lalu. Pemeriksaan diadakan secara bertahap mulai Senin (10/3/2024) hingga Rabu (12/3/2024).
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengungkapkan bahwa mereka yang diperiksa terdiri dari petugas keamanan, Kasubag Keuangan, serta Plt Sekretaris Disdik.
"Pemeriksaan dilakukan bertahap selama tiga hari. Hari ini, besok, Rabu karena jumlah yang semua diperiksa 12 orang. Mulai dari security-nya, Kasubag Keuangannya, ada juga Plt Sekretaris Disdik," kata Andi Bukti Djufrie di Balai Kota Makassar, Senin (10/3/2025).
1. Disdik serahkan kepada pihak kepolisian

Meski demikian, Andi Bukti belum dapat memastikan apakah kebakaran tersebut disengaja atau tidak. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penyelidikan yang tengah digelar Polrestabes Makassar.
"Wallahu a'lam kami belum memastikan apakah dibakar atau tidak, kita tunggu saja di Polrestabes apa hasilnya, kita terima," katanya.
2. Penyebab kebakaran masih misteri

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai penyebab kebakaran yang menghanguskan sejumlah ruangan di kantor Disdik. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi diharapkan dapat mengungkap faktor pemicu insiden tersebut.
Di tengah proses hukum yang berjalan, Andi Bukti berharap agar situasi tetap kondusif. Semua pihak diminta dapat bersabar menunggu hasil penyelidikan.
"Kita doakanlah semoga tidak ada apa-apa, berjalan dengan baik alapagi di bulan suci ramadan. Tingkatkan amal dan ibadah di bulan suci Ramadan," katanya.
3. Kronologi kebakaran

Kebakaran kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar terjadi pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 02.30 WITA. Berdasarkan rekaman video yang beredar saat itu, api dengan cepat membesar dan menyelimuti atap bangunan. Sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegah penyebarannya ke bangunan sekitar.
Seorang saksi mata, Muhayan, yang merupakan sekuriti perumahan Maizonet, mengaku mendengar suara ledakan bertubi-tubi sebelum api membesar dari bagian belakang gedung. Dia juga menjelaskan bahwa warga sekitar sempat panik dan berteriak kebakaran sebelum akhirnya berusaha membantu.
"Ada ledakan. Banyak kali suara ledakan. Api tadi besar sekali dari belakang," ujar Muhayan kepada awak media saat itu.



















