Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Mengatasi Kucing yang Susah Diatur, Berikan Peringatan!

4 Tips Mengatasi Kucing yang Susah Diatur, Berikan Peringatan!
ilustrasi kucing (unsplash.com/Manja Vitolic)
Intinya Sih
  • Kucing harus diperingatkan untuk berhenti melakukan kesalahan secara konsisten agar memahami instruksi
  • Berikan latihan dan stimulasi sensorik serta motorik untuk membantu kucing bersikap lebih baik
  • Pastikan lingkungan kucing aman dan perhatikan kondisinya, bisa jadi perilaku nakal disebabkan oleh stres atau sakit
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Para pemilik kucing biasanya memiliki cara tersendiri untuk bisa membangun bonding dengan kucing peliharaannya. Cara membangun bonding tersebut mungkin bisa berbeda-beda, sebab hal ini juga disesuaikan kembali dengan karakter yang dimiliki oleh kucing tersebut.

Sayangnya ada pula beberapa jenis kucing yang ternyata sulit sekali untuk diatur dan sering melakukan kesalahan-kesalahan yang membuat pemiliknya merasa kesal. Oleh sebab itu, ada beberapa tips berikut ini yang bisa dilakukan apabila kucing milikmu susah sekali untuk diatur dan cenderung nakal.

1. Peringatkan kucing untuk berhenti

ilustrasi kucing (unsplash.com/Anthony de Kroon)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Anthony de Kroon)

Cara pertama bisa kamu lakukan dengan memperingatkan kucing terlebih dahulu untuk berhenti. Biasanya kucing yang secara terus-menerus diingatkan untuk berhenti dapat memahami instruksi yang diberikan oleh pemiliknya, sehingga pemiliknya tentu tidak boleh sampai bosan untuk memperingati kucing.

Biasanya untuk memberikan instruksi peringatan hanya cukup dengan satu kata saja, seperti misalnya dengan menggunakan kata "tidak". Kucing akan mengerti dengan instruksi tersebut jika memang digunakan secara terus-menerus, sehingga tidak perlu khawatir apabila memang kucing milikmu melakukan hal-hal yang dianggap nakal.

2. Berikan latihan dan stimulasi yang baik

ilustrasi kucing (unsplash.com/Alexander Andrews)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Alexander Andrews)

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan memberi latihan dan juga stimulasi yang baik untuk kucing peliharaan. Sering kali banyak orang yang mungkin tidak benar-benar memberikan stimulasi tersebut, sehingga cenderung kurang memperhatikan kucing peliharaan yang dimilikinya.

Jika kamu memberikan pelatihan tentang stimulasi kemampuan sensorik atau pun motorik yang dimiliki kucing, maka hal ini akan membantunya untuk bersikap lebih baik. Selain itu, kucing juga akan lebih mudah memahami instruksi yang diberikan, sehingga tidak sampai melakukan hal-hal yang tidak tidak.

3. Menyiapkan lingkungan yang aman untuk kucing

ilustrasi kucing (unsplash.com/Michael Sum)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Michael Sum)

Kucing yang dianggap nakal dan susah diatur sebetulnya memiliki alasan tersendiri mengapa sampai berperilaku seperti itu. Salah satu penyebabnya bisa saja terjadi apabila kucing berada dalam lingkungan yang tidak membuatnya merasa aman, sehingga kucing akan terus bersikap tidak baik karena memang tidak nyaman selama berada di sana.

Kamu mungkin dapat menyiapkan lingkungan yang aman untuk kucing agar nantinya kucing pun bisa lebih nyaman dan tidak lagi melakukan hal-hal yang dianggap salah. Jangan sampai sebagai pemilik kucing justru kamu memberikan lingkungan yang berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan dampak negatif untuk kucingmu.

4. Berkonsultasi dengan dokter hewan

ilustrasi kucing (unsplash.com/Tran Mau Tri Tam ✪)
ilustrasi kucing (unsplash.com/Tran Mau Tri Tam ✪)

Sebetulnya ada faktor lain yang mungkin membuat kucing melakukan hal-hal yang dianggap tidak baik, seperti salah satunya karena mengalami stres atau pun sakit. Tidak heran apabila pemilik kucing sebaiknya dapat benar-benar memperhatikan kondisi kucing dengan seksama untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika memang setelah melakukan pemeriksaan ternyata kucing mengalami kondisi sakit atau pun stress, maka harus segera diobati. Mungkin saja kucing yang memang susah diatur atau pun nakal diakibatkan karena memang merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya, sehingga membutuhkan penanganan medis.

Pemilih kucing tutupnya harus berhati-hati dalam mengatasi kucing yang susah diatur. Hal ini penting agar kucing tersebut tidak sampai membahayakan dirinya dan juga orang lain. Pastikan kamu mengetahui penyebab dari sikap kucing tersebut!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Mayang Ulfah Narimanda
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More