Waspada! Nama Kapolres Gowa Dicatut untuk Penipuan Jual Mobil Lelang

- Nama Kapolres Gowa, AKBP M. Aldy Sulaiman, dicatut oleh pelaku penipuan yang menawarkan mobil sitaan negara dengan harga murah melalui WhatsApp.
- Pelaku menggunakan foto dan nama Kapolres untuk meyakinkan korban, menawarkan mobil Toyota Reborn 2021 seharga Rp180 juta sebelum akhirnya terungkap sebagai modus penipuan.
- Kapolres menegaskan tidak pernah menjual kendaraan lelang dan mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan atau menjadi korban penipuan serupa.
Makassar, IDN Times - Masyarakat perlu waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut nama Kapolres Gowa, AKBP M. Aldy Sulaiman. Pelaku menyamar sebagai pejabat kepolisian dan menawarkan penjualan mobil hasil sitaan negara dengan harga murah melalui aplikasi WhatsApp.
Modus ini dilakukan untuk meyakinkan korban dengan mencatut identitas pejabat serta menawarkan harga yang jauh di bawah pasaran.
1. Pelaku pakai foto profil dan nama Kapolres

Pelaku menggunakan foto profil menyerupai Kapolres lengkap dengan atribut resmi, serta nama “Muhammad Aldy Sulaiman” untuk memperkuat penyamaran. Pelaku kemudian menghubungi sejumlah warga dan berpura-pura menawarkan bantuan pembelian kendaraan lelang.
Salah seorang warga, Hendra Mappasomba, mengaku sempat dihubungi oleh pelaku yang mengklaim dirinya sebagai Kapolres Gowa.
“Saya ditelepon, dia mengaku Kapolres Gowa. Foto profilnya juga sama, dan nama di WhatsApp Muhammad Aldy Sulaiman,” ujar Hendra kepada awak media, Rabu (1/4/2026).
2. Tawarkan mobil lelang dengan harga murah

Dalam percakapan tersebut, pelaku menawarkan mobil jenis Toyota Reborn 2.4 tipe G tahun 2021 diesel matic dengan harga Rp180 juta, lengkap dengan dokumen. Kendaraan itu disebut sebagai hasil sitaan dari kasus narkoba yang akan dilelang kepada masyarakat.
“Katanya itu jatah mobil lelang negara, jadi ditawarkan ke saya,” tambahnya.
Namun, karena merasa janggal, Hendra kemudian melakukan konfirmasi ke Polres Gowa. Hasilnya, nomor tersebut dipastikan bukan milik Kapolres dan merupakan bagian dari upaya penipuan.
Kapolres Gowa, AKBP M. Aldy Sulaiman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pencatutan nama dirinya oleh oknum tidak bertanggung jawab. Ia mengaku telah menerima beberapa laporan serupa dari masyarakat.
“Saya menerima informasi ada pihak yang mencatut nama saya untuk melakukan penipuan,” ujarnya.
3. Jangan mudah percaya, segera lapor ke polisi

Aldy menegaskan tidak pernah menawarkan penjualan kendaraan, termasuk mobil hasil sitaan negara. “Saya pastikan itu penipu. Saya tidak pernah menawarkan mobil lelang kepada siapa pun,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan pejabat, terlebih jika berkaitan dengan transaksi mencurigakan. Ia meminta masyarakat segera melapor jika menemukan atau menjadi korban penipuan serupa.
“Jika ada yang menjadi korban, segera laporkan ke Polres Gowa,” kata dia.


















