Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dampak Gempa M 7,6 di Manado, Listrik Padam-Kampus dan Sekolah Libur

Dampak Gempa M 7,6 di Manado, Listrik Padam-Kampus dan Sekolah Libur
Gempa bumi Magnitudo 7,6 menimbulkan kerusakan di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). IDN Times/Savi

Manado, IDN Times - Gempa Magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. Akibatnya, sejumlah bangunan rusak ringan-berat di beberapa daerah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut masih belum bisa memastikan jumlah kerusakan. "Sampai saat ini masih dalam proses pendataan," ujar Kepala BPBD Sulut, Adolf Tamengkel.

Laporan sementara mencatat ada 3 korban di Manado, dengan rincian 1 meninggal dan 2 terluka. Selain itu 8 rumah, 1 jalan, 1 kantor, dan 1 fasilitas umum di Kabupaten Minahasa rusak.

1. BMKG hentikan peringatan dini tsunami

Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya/Istimewa
Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya/Istimewa

Stasiun Geofisika Manado telah menghentikan peringatan dini tsunami sejak pukul 10.56 WITA. Dengan begitu, aktivitas masyarakat terutama di pesisir sudah bisa kembali normal.

"Total ada 48 gempa susulan dengan skala bervariasi antara Magnitudo 5,5-3,1," terang Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya.

Selain itu, gempa hanya terdeteksi pada 16 menit usai gempa pertama dan 2 jam sebelum peringatan dini dihentikan. Gelombang tsunami tertinggi tercatat di Pantai Kema, Kabupaten Minahasa Utara, dengan ketinggian 75 cm.

2. Listrik padam di beberapa wilayah Kota Manado

Gempa Manado 3.jpeg
Suasana di salah satu rumah usai gempa Magnitudo 7,6 di Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). IDN Times/Savi

Selain gedung, hingga saat ini sejumlah wilayah di Kota Manado masih mati listrik. Hal ini juga mempengaruhi perekonomian di pusat kota.

Sejumlah rumah makan kesulitan melayani pembeli karena sistem digital dan peralatan elektronik masak tak bisa digunakan. Tak sedikit para calon pembeli yang marah karena pelayanan lambat.

"Saya sudah menunggu 2 jam tapi baru diinfokan ternyata masih harus menunggu sambalnya," ujar seorang pengemudi ojek daring bernama Roland.

3. Sekolah dan kampus diliburkan

Gempa Manado 4.jpeg
Gempa bumi Magnitudo 7,6 menimbulkan kerusakan sejumlah bangunan di Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). IDN Times/Savi

Sejumlah sekolah dan kampus memilih meliburkan kegiatan belajar mengajar. Hal ini dibenarkan oleh Dosen Ilmu Hukum Unsrat, Toar Palilingan.

"Hari ini kampus diliburkan demi keamanan," tuturnya.

Selain itu, SDN 32 Manado juga meliburkan para siswa. Hal itu lantaran sejumlah bagian bangunan rusak.

Share
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

PT Vale Sebut Penanganan Tumpahan Minyak Towuti Capai 75 Persen

02 Apr 2026, 17:00 WIBNews