Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Driver Ojol di Makassar Dibusur Pak Ogah, 7 Orang Ditangkap

Driver Ojol di Makassar Dibusur Pak Ogah, 7 Orang Ditangkap
Driver ojek online di Makassar terkena anak panah atau busur. Dok. Polsek Manggala
Intinya Sih
  • Seorang driver ojol di Makassar bernama Sandi menjadi korban pembusuran setelah menegur juru parkir liar yang hanya memberi jalan bagi pengendara yang membayar.
  • Pelaku utama berinisial R sempat kalah berkelahi, lalu kembali dengan busur panah dan menembakkan anak panah yang mengenai pinggang kanan korban.
  • Korban menjalani operasi di RSUD Daya Makassar, sementara polisi masih memburu pelaku utama dan telah mengamankan tujuh rekan pelaku, termasuk beberapa anak di bawah umur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times – Teguran seorang driver ojek online (ojol) berujung petaka. Sandi, driver Maxim di Makassar, menjadi korban pembusuran usai menegur juru parkir liar atau “Pak Ogah” yang diduga hanya memberi jalan kepada pengendara yang membayar uang di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Sabtu (16/5/2026) siang.

Sementara itu, video kondisi korban usai dibusur sempat viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi sekitar 28 detik, korban terlihat masih mengendarai sepeda motor sambil menahan sakit.

“Anak Maxim dibusur, disini di Jembatan Puri,” ujar seorang pria dalam video yang beredar.

Insiden bermula saat korban melintas di lokasi dan melihat sejumlah pria mengatur arus kendaraan di tengah kemacetan. Korban kemudian menegur salah satu pria karena dianggap hanya memprioritaskan pengendara yang memberi uang.

“Macet, yang ada saja uangnya dikasih jalan,” ucap korban kepada pelaku.

1. Korban awalnya dikeroyok

(Ilustrasi pengeroyokan) IDN Times/Sukma Shakti
(Ilustrasi pengeroyokan) IDN Times/Sukma Shakti

Teguran tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga terjadi adu mulut. Situasi kemudian memanas dan berujung perkelahian antara korban dengan salah satu pelaku.

Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan, mengatakan saat perkelahian berlangsung, sekitar empat orang lainnya diduga ikut mengeroyok korban.

“Menurut informasi awal, korban menegur pelaku supaya semua kendaraan juga diberi lewat, jangan cuma yang kasih uang. Karena pelaku ini diduga bertugas sebagai palimbang limbang atau Pak Ogah,” ujar Semuel.

2. Pelaku kalah berkelahi lalu pulang ambil panah

Barang bukti busur dan anak panah kejahatan geng motor dan begal di Makassar/Istimewa
Ilustrasi panah. Barang bukti busur dan anak panah kejahatan geng motor dan begal di Makassar/Istimewa

Saat duel berlangsung, pelaku utama berinisial R disebut kalah berkelahi. Pelaku kemudian meninggalkan lokasi dan kembali membawa busur panah.

“Nah menurut korban, pelaku tidak terima ditegur. Mereka sempat berkelahi, lalu pelaku ini kalah. Setelah itu dia pergi mengambil busur dan melepaskan panah ke arah korban,” jelas Semuel.

3. Korban dirawat di rumah sakit

Driver ojek online di Makassar terkena anak panah atau busur. Dok. Polsek Manggala
Driver ojek online di Makassar terkena anak panah atau busur. Dok. Polsek Manggala

Anak panah tersebut mengenai pinggang kanan korban. Meski terluka, korban masih sempat mengejar pelaku menggunakan sepeda motor. Namun pelaku berhasil melarikan diri.

“Korban sempat mengejar pelaku, tapi tidak didapat,” kata Semuel.

Polisi kini masih memburu pelaku utama. Petugas disebut sudah mendatangi rumah pelaku, namun yang bersangkutan diduga telah kabur lebih dulu.

“Anggota sudah ke rumah pelaku, tapi tidak ada di tempat. Diduga sudah melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran,” katanya.

Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi turut menangkap tujuh orang yang diduga merupakan rekan pelaku. Beberapa di antaranya diketahui masih di bawah umur, bahkan ada yang baru berusia 11 tahun.

Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Makassar di Jalan Toddopuli Raya Timur. Namun karena luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Daya Makassar untuk penanganan lebih lanjut.

Korban diketahui telah menjalani operasi akibat luka busur yang menancap di tubuhnya dan kini masih menjalani perawatan medis.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More