Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Disdik Makassar Minta Sekolah Segera Sinkronkan Data Siswa untuk SPMB

Disdik Makassar Minta Sekolah Segera Sinkronkan Data Siswa untuk SPMB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soelaiman. (Dok. Pemkot Makassar)
Intinya Sih
  • Dinas Pendidikan Makassar meminta sekolah SD dan SMP segera memperbarui serta menyinkronkan data siswa melalui Dapodik agar valid untuk pelaksanaan SPMB 2026.
  • Disdik menyiapkan kanal informasi resmi dan memperkuat server berdasarkan jenjang pendidikan guna memastikan kelancaran proses pendaftaran digital tanpa gangguan teknis.
  • Masih ditemukan kendala NISN belum terbaca akibat data belum tersinkronisasi, sehingga sekolah diminta memastikan seluruh data siswa telah dilaporkan ke sistem pusat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Dinas Pendidikan Kota Makassar meminta seluruh sekolah jenjang SD dan SMP segera menyinkronkan data siswa menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Sekolah juga diminta memperbarui data peserta didik secara berkala agar tetap terintegrasi dengan sistem pusat.

Hal tersebut bertujuan memastikan seluruh data peserta didik yang terhubung dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tercatat valid dan terintegrasi dengan sistem Kementerian Pendidikan. Data itu mencakup Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan akun belajar.id.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menilai pembaruan data menjadi bagian penting dalam sistem penerimaan siswa baru tahun ini. Pembaruan tersebut dinilai mendukung kelancaran proses pendaftaran berbasis digital.

"Kami mengimbau satuan pendidikan untuk bersama-sama memastikan data siswa, terutama kelas akhir, telah diperbarui dan disinkronkan melalui Dapodik," kata Achi, Senin (18/5/2026). 

1. Data valid jadi penentu kelancaran SPMB

IMG-20260508-WA0041.jpg
Fitur SPMB Makassar 2026 lewat aplikasi LONTARA+. IDN Times/Asrhawi Muin

Menurut Achi, validitas data menjadi penentu utama dalam proses SPMB 2026. Data yang akurat membuat peserta didik dapat terbaca dalam sistem yang terintegrasi dengan LONTARA+.

"Data yang valid akan memastikan NISN peserta didik tercatat secara resmi dalam sistem SPMB 2026," katanya. 

2. Disdik siapkan kanal informasi dan penguatan server

IMG_20250630_202634.jpg
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soelaiman, di kantornya, Senin (30/6/2025). (Dok. Istimewa)

Pemutakhiran data ini juga menyasar operator sekolah yang bertugas menyinkronkan data secara berkala dengan sistem pusat. Disdik menilai ketepatan pembaruan data akan memengaruhi kelancaran layanan pendidikan, terutama saat tahapan pendaftaran dimulai.

Di sisi lain, Disdik juga mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi melalui kanal resmi pemerintah. Sejumlah kanal digital, termasuk media sosial resmi Disdik dan grup Telegram layanan pengaduan, telah disiapkan untuk membantu masyarakat selama proses SPMB berlangsung.

Selain sinkronisasi data, Pemkot turut memperkuat infrastruktur sistem untuk mengantisipasi gangguan teknis saat pendaftaran. Server dipisahkan berdasarkan jenjang pendidikan TK, SD, dan SMP guna mengurangi risiko lonjakan akses secara bersamaan.

3. Kendala NISN belum sinkron masih ditemukan

Ilustrasi PPDB. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Ilustrasi SPMB. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigana, menjelaskan masih ditemukan kendala teknis dalam simulasi SPMB sebelumnya. Salah satu kendala yang muncul yakni NISN siswa belum terbaca sistem akibat data yang belum tersinkronisasi.

"Kami telah melakukan penelusuran terkait kendala NISN yang tidak ditemukan saat proses pendaftaran," kata Gita.

Dia menjelaskan data yang digunakan dalam sistem bersumber langsung dari Kementerian Pendidikan. Karena itu, sekolah wajib memastikan seluruh data siswa telah dilaporkan melalui Dapodik.

"Data yang digunakan bersumber dari Kementerian Pendidikan, sehingga sekolah wajib terlebih dahulu melaporkan data siswanya agar dapat terbaca dalam sistem," kata Gita.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More