Comscore Tracker

Selebgram Makassar Dilaporkan Dugaan Pornografi di Medsos

Kontennya di medsos dianggap tidak mendidik

Makassar, IDN Times - Organisasi masyarakat Brigade Muslim Indonesia (BMI) melaporkan seorang selebgram di Kota Makassar, berinisal DM, ke polisi. Pelaporan terkait dugaan pembuatan konten pornografi di media sosial.

"Kami merasa sangat banyak postingan yang dapat diduga sangat tidak senonoh bahkan diduga melanggar Undang-Undang pornografi," kata Ketua BMI Muh Zulkifli saat dihubungi IDN Times, Senin (6/9/2021).

Baca Juga: PPKM Level 4 Makassar Berakhir Hari Ini, Bakal Diperpanjang?

1. Banyak videonya yang dianggap tak mendidik

Selebgram Makassar Dilaporkan Dugaan Pornografi di MedsosAnggota BMI sesaat setelah melapor ke Polrestabes Makassar/BMI

Laporan dilayangkan BMI ke Polrestabes Makassar pada, Jumat, 3 September 2021. Sebelum melapor, mereka lebih dulu mengumpulkan sejumlah bukti, seperti rekaman video yang diunggah selebgram itu melalui akun Instagram pribadinya.

Zulkifli menyatakan pihaknya merasa prihatin melihat kelakuan selebgram yang dinilai tidak mendidik. Terlebih menurut Zulkifli, yang bersangkutan punya banyak pengikut yang menyaksikan kontennya.

  • "Dan seakan memberi kesan edukasi bahwa hubungan sesama jenis itu dibolehkan," ucapnya.

2. BMI menyertakan banyak bukti rekaman video selebgram

Selebgram Makassar Dilaporkan Dugaan Pornografi di MedsosIlustrasi Media Sosial. (IDN Times/Aditya Pratama)

Zulkifli menyebut ada banyak bukti rekaman video Instagram yang disertakan dalam pelaporannya ke polisi. Dia bilang, selain gerakan tubuh, sebagian dari banyak video, juga mempertontonkan penggunaan bahasa yang dianggap sangat tidak pantas.

"Kita sungguh menyayangkan jika selebgram-selegram kita yang memiliki puluhan ribu sampai ratusan ribu follower tetapi tidak bisa bijak bersosmed. Malah sering menampilkan konten-konten yang diduga sangat tidak beradab," jelasnya.

3. Pelaporan sebagai pelajaran untuk bijak bermedsos

Selebgram Makassar Dilaporkan Dugaan Pornografi di MedsosIlustrasi Media Sosial. (IDN Times/Aditya Pratama)

Zulkifli menerangkan, maskud pelaporan ini, baik. Salah satunya memberikan efek jera.

"Mereka harusnya menjadi contoh baik, menjadi orang yang bisa mengedukasi orang lain untuk bisa lebih baik dan bukan malah menjadi contoh buruk bagi masyarakat kita," katanya.

Lebih lanjut, Zulkifli juga mengimbau agar siapa pun untuk bijak dalam bermedsos. "Agar tidak sembarangan membuat konten tidak beradab demi sebuah ketenaran. Pesan kami, silahkan berkreasi tetapi jaga adab dan budaya timur kita," dia menambahkan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Coto Makassar di Jaksel, Nikmat Tiada Duanya!

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya