Comscore Tracker

Dikabarkan Rawat Pasien Terpapar Corona, Ini Penjelasan RSUD Bulukumba

Pasien punya riwayat bepergian ke Malaysia

Makassar, IDN Times - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Daeng Radja, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dikabarkan merawat seorang pasien yang diduga terpapar wabah virus corona. Pasien pria itu dikabarkan langsung di larikan ke rumah sakit setempat setelah usai mengecek kondisi kesehatannya di Puskesmas Herlang.

"Jadi dari pihak puskesmas, awalnya kita dapat informasi, makanya langsung tim medis kita bergerak cepat untuk mengisolasi pasien setelah dibawa ke sini (RS) ," kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD ASDR Bulukumba, Risal, saat memberikan keterangan kepada sejumlah jurnalis, Jumat (21/2).

Baca Juga: Awas Keliru, 7 Penyakit yang Punya Gejala Mirip dengan Virus Corona

1. Hasil pemeriksaan sementara, pasien mengalami gejala laringitis

Dikabarkan Rawat Pasien Terpapar Corona, Ini Penjelasan RSUD BulukumbaIlustrasi. Pegawai dari perusahaan layanan desinfektan menunggu untuk mensanitasi pasar tradisional di Seoul, Korea Selatan, pada 5 Februari 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Heo Ran

Risal menjelaskan, hasil diagnosa medis sementara menunjukkan pria berusia 55 tahun itu tidak sama sekali terpapar gejala wabah virus corona. Meskipun ada beberapa ciri-ciri yang sempat dicurigai pihak puskesmas, seperti sesak nafas dan demam yang dikeluhkan pasien.

Dalam diagnosa, dijelaskan Risal, memang ada beberapa jenis penyakit yang memiliki ciri-ciri menyerupai corona. Hanya saja, untuk pasien tersebut telah dinyatakan steril dari penularan virus corona.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium RSUD, pasien terkena peradangan tenggorokan atau laringitis. Jadi bukan virus corona. Pasien dari Puskesmas Herlang langsung dirujuk ke RSUD," jelas Risal.

2. Pasien diketahui belum lama ini pulang dari Malaysia

Dikabarkan Rawat Pasien Terpapar Corona, Ini Penjelasan RSUD BulukumbaIlustrasi. Sebuah pesawat Boeing 747-400 carter yang membawa warga Korea Selatan yang dievakuasi dari Wuhan, pusat penularan virus corona baru di Tiongkok, tiba Bandara Internasional Gimpo, Korea Selatan, pada 31 Januari 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Heo Ran

Risal melanjutkan, pasien tersebut diketahui belum lama ini baru saja berkunjung ke Malaysia. Meski tidak diketahui jelas tempatnya, namun kata Risal, terdapat suatu lokasi di Negeri Jiran yang diindikasi telah terkena dampak dari penyebaran virus.

Setelah kembali ke Bululumba, pasien itu langsung memeriksakan kondisi kesehatannya ke puskesmas setempat. Karena keterbatasan alat pemeriksaan, gejala yang diderita pasien dicemaskan pihak puskesmas. Pasien kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Jadi belum dapat dipastikan apakah dia ini dari Malaysia sebagai pebisnis (dalam jangka waktu lama) atau hanya sekedar berkunjung biasa," ungkap Risal.

3. Pasien masih diisolasi dan menjalani perawatan intensif di RSUD ASDR Bulukumba

Dikabarkan Rawat Pasien Terpapar Corona, Ini Penjelasan RSUD BulukumbaRuang penanganan pasien suspect corona di Gedung Infection Centre RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. IDN Times / Sahrul Ramadan

Pasien saat ini masih di tempatkan di ruangan khusus isolasi. Sembari tim dokter spesialis penyakit dalam, RSUD ASDR Bulukumba, berkoordinasi dengan RSUD di Makassar, untuk pemeriksaan lanjutan.

Hasil diagnosa tambahan dibutuhkan agar bisa betul-betul mengetahui penyakit yang diderita pasien, selain laringitis atau radang tenggorkan.

"Biasanya, dia perdagangan pada tenggorokan atau laringitis. Bisa juga memang hanya peradangan pada saluran pernapasan. Kalau saya, untuk (terpapar) virus corona masih belum. Sangat jauh itu," tegas Risal.

Selain itu, Risal juga mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Bulukumba, tidak cemas dan tidak menanggapi rumor miring terkait pasien yang dirawat terpapar virus corona. Dia menegaskan informasi itu tidak benar.

"Jadi kalau dari saya sendiri, kita tidak perlu terlalu berlebihan, karena pasien ini yang kita tangani ini tidak menunjukkan arah ke sana. Dan masyarakat untuk tidak takut ke rumah sakit. Tidak ada tanda-tanda diagnosa virus tersebut," Risal menerangkan.

Baca Juga: Total 18.306 Orang Sembuh dari Virus Corona, Tapi 2.247 Tewas 

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya