KPK Ingin Tambah 600 Alat Perekam Transaksi Online di Makassar

Dorong potensi pajak hotel dan restoran

Makassar, IDN Times -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menambah lagi alat perekam transaksi online di Kota Makassar. Hal ini dilakukan untuk mendorong potensi pajak hotel dan restoran yang ada di Kota Makassar.

Hal itu disampaikan Koordinator Wilayah VII Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adliansyah Malik Nasution, Selasa (1/10).

Sejauh ini, KPK telah memasang 300 alat di sejumlah hotel dan restoran seperti Hotel Grand Asia dan Starbuck Mall Ratu Indah. Alat ini berfungsi merekam data transaksi di setiap hotel dan restoran sehingga pengusaha tidak bisa melakukan kecurangan terkait penyetoran pajak.

"Saya mau dorong lagi yang masalah resto, hotel, hiburan dan parkir. Kemarin terakhir saya datang ke Makassar, saya katakan ke Bank Sulselbar harus tambah lagi 600 alat," kata Adliansyah saat berkunjung ke Kantor Wali Kota Makassar.

Baca Juga: KPK Bantu Pemkot Awasi Hotel dan Restoran di Makassar  

1. Alat perekam transaksi online fokus ke hotel dan restoran besar

KPK Ingin Tambah 600 Alat Perekam Transaksi Online di MakassarPixabay

Penambahan alat perekam pajak ini rencananya akan difokuskan ke ke hotel-hotel maupun restoran-restoran besar. Sebab, alat yang digunakan adalah alat khusus.

"Resto-resto besar, mereka kan sudah punya alat. Makanya kita menggunakan PMD, bukan MPOS yang manual. Kita tempatkan di server," jelas Adliansyah.

2. Pembagian alat masih dikaji

KPK Ingin Tambah 600 Alat Perekam Transaksi Online di MakassarIDN Times/Istimewa

Untuk itu, kata dia, pihaknya tengah mengkaji pembagian jumlah alat yang akan dipasang di hotel maupun di restoran.

"Ada beberapa dari restoran yang sebetulnya sudah segera harus dipasangi karena nilainya cukup signifikan dan tempatnya ramai begitu juga yang lain," kata Adliansyah.

3. Pembagian alat perekam transaksi online ini ditargetkan selesai di 2019

KPK Ingin Tambah 600 Alat Perekam Transaksi Online di MakassarIDN Times/Axel Jo Harianja

Adliansyah pun menargetkan, pemasangan alat perekam transaksi online untuk hotel dan restoran di Kota Makassar dapat selesai tahun ini. 

"Targetnya tahun ini sudah gerak semuanya. Kalau sekarang kan yang sudah bergerak PBB, BPHTB, hotel, resto, hiburan walau yang saya lihat hiburan dan parkir belum signifikan. Tapi kalau resto sama hotel sudah signifikan," kata dia.

Baca Juga: Lion Air Stop 7 Rute Wings Air Ini Karena Rugi

Topik:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya