Warga Temukan Keset Bertulis Ayat Alquran di Bolsel Sulut

- Keset dengan tulisan Arab yang diduga penggalan ayat Al Quran ditemukan di Desa Motolohu, Sulawesi Utara.
- Pemilik keset menemukan tulisan Arab setelah dibalik oleh suaminya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak polisi untuk mengusut temuan tersebut.
- KH Abdul Wahab Abdul Gafur khawatir jika temuan ini tidak ditindaklanjuti, bisa masuk kasus penistaan agama, dan meminta masyarakat melaporkan hal serupa ke polisi.
Manado, IDN Times – Media sosial dihebohkan dengan unggahan keset bertulis Bahasa Arab yang diduga penggalan ayat Alquran. Hal itu terjadi di Desa Motolohu, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.
Pemilik akun Facebook yang mengunggah foto tersebut, Nadia Walangadi, mengatakan bahwa ia menemukan keset tersebut pada Sabtu (22/3/2025). Sekitar pukul 09.00 Wita, ia membeli keset dan perlengkapan rumahan lainnya dari pedagang keliling.
“Belinya dari pedagang keliling mobil pick up. Di situ selain beli keset, beli cangkir juga,” jelas Nadia ketika dihubungi.
1.Penggalan surat Al Fatir Ayat 36

Saat sudah diletakkan di depan pintu rumah, suami Nadia memeriksa keset tersebut. Hal itu dikarenakan beberapa kali terjadi kasus adanya penggalan ayat di Alquran yang memang digunakan sebagai alasa keset.
Saat dibalik, ternyata ada tulisan Arab. Suami Nadia pun menyobek dan membongkar keset tersebut.
“Dan ternyata memang ada, penggalan surat Al Fatir ayat 36,” tambah Nadia.
2.MUI Sulut minta polisi selidiki

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut pun mendesak polisi mengusut temuan tersebut. Hal itu agar tak timbul kesalahpahaman di masyarakat, dan bisa ditelusuri lebih jauh jika ada kejadian serupa.
Ketua MUI Sulut, KH Abdul Wahab Abdul Gafur, khawatir jika kejadian ini tak ditindaklanjuti ayat kitab bisa disalahgunakan kembali. Ia menilai hal tersebut bisa masuk kasus penistaan agama.
“Kalau kasusnya kriminal, kami tidak bisa bertindak sendiri, ada penegak hukum,” sambung Abdul.
3.Minta masyarakat laporkan jika mengalami hal serupa

Abdul pun meminta masyarakat yang melihat atau mengalami hal serupa bisa melaporkannya ke polisi, tak perlu menunggu MUI. Humas Polres Bolsel, AKBP Alamsyah P Hasibuan, pun mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tersebut.
“Informasinya sudah saya teruskan juga ke Kapolres Bolsel. Anggota kami juga sudah mengecek ke lokasi, tinggal tunggu hasilnya,” tuturnya.