Unhas Siapkan Tujuh Prodi Baru, Target Terima Mahasiswa 2026

- Universitas Hasanuddin menyiapkan tujuh program studi baru yang ditargetkan menerima mahasiswa pada tahun akademik 2026, mencakup bidang kebidanan, kecerdasan buatan, hingga perkeretaapian.
- Pengembangan prodi dilakukan bertahap melalui pembahasan internal, registrasi nasional, dan kerja sama dengan lembaga seperti BPOM untuk memastikan standar mutu serta relevansi dengan kebutuhan industri.
- Rencana ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak lulusan kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta potensi lokal Sulawesi Selatan.
Makassar, IDN Times - Universitas Hasanuddin menyiapkan tujuh program studi baru yang ditargetkan mulai menerima mahasiswa pada tahun akademik 2026. Rencana ini disusun untuk menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor yang terus berkembang.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Muhammad Ruslin, menjelaskan pengembangan program studi berlangsung melalui tahapan internal hingga registrasi nasional. Proses tersebut mencakup pembahasan di tingkat fakultas, senat akademik, hingga pengajuan ke sistem pendidikan tinggi nasional.
"Pembukaan prodi ini tidak hanya mengikuti tren, tetapi didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. Kami ingin memastikan lulusan Unhas relevan dengan kebutuhan dunia kerja," kata Ruslin dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (30/4/2026).
1. Sejumlah prodi masih tahap pembahasan

Sejumlah program studi masih dalam tahap pembahasan internal, seperti S1 Kebidanan, S1 Kecerdasan Buatan, dan S1 Pertanian Cerdas yang dibahas di tingkat senat akademik. Sementara S1 Teknik Kimia diproses melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP).
Di sisi lain, beberapa program telah memasuki tahap lanjutan. Program Profesi Fisikawan Medik tengah dalam proses registrasi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dan ditargetkan dapat menerima mahasiswa melalui jalur mandiri pada 2026. S1 Perkeretaapian juga telah terdaftar dan siap membuka penerimaan mahasiswa pada tahun yang sama.
Untuk program vokasi, D4 Pengawasan Obat dan Makanan masih berada pada tahap pemenuhan standar minimal pembukaan prodi. Proses ini melibatkan kerja sama antara Unhas dan Badan Pengawas Obat dan Makanan melalui pembentukan tim bersama.
2. Kaitkan potensi lokal dan kebutuhan global

Ruslin menyebut rencana pembukaan prodi baru menjadi bagian dari upaya Universitas Hasanuddin mengaitkan potensi lokal dengan perkembangan global. Bidang kecerdasan buatan, pertanian cerdas, hingga pengawasan obat dan makanan dinilai memiliki peluang besar di tingkat nasional maupun internasional.
“Sulawesi Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan industri. Di sisi lain, perkembangan teknologi menuntut kesiapan SDM yang adaptif. Di sinilah peran perguruan tinggi menjadi krusial," jelasnya.
Dia menyebut seluruh proses pembukaan prodi mengacu pada standar mutu dan regulasi yang berlaku. Proses tersebut mencakup evaluasi internal serta persetujuan dari kementerian terkait melalui sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.
3. Target perluas akses dan kualitas lulusan

Dengan rencana ini, Universitas Hasanuddin berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi. Kampus juga menargetkan penguatan kontribusi dalam mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global.
Berikut daftar program studi baru di Universitas Hasanuddin hingga 30 April 2026:
1. S1 Kebidanan, Fakultas Keperawatan (tahap pembahasan Tim Pokja Senat Akademik)
2. Profesi Fisikawan Medik, Fakultas MIPA (proses registrasi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, siap menerima mahasiswa jalur mandiri 2026)
3. S1 Kecerdasan Buatan, Fakultas Teknik (tahap pembahasan Tim Pokja Senat Akademik)
4. S1 Teknik Kimia, Fakultas MIPA (tahap pembahasan di LPMPP)
5. S1 Perkeretaapian, Fakultas Teknik (terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, siap menerima mahasiswa jalur mandiri 2026)
6. D4/Sarjana Vokasi Pengawasan Obat dan Makanan, Fakultas Vokasi (tahap pemenuhan standar minimal pembukaan prodi melalui task force Unhas–BPOM)
7. S1 Pertanian Cerdas, Fakultas Teknologi Pertanian (tahap pembahasan Tim Pokja Senat Akademik)


















