Survei CRC Pilkada Makassar: 43% Pemilih Mau Terima Politik Uang

Makassar, IDN Times - Celebes Research Center (CRC) merilis hasil survei terbaru seputar Pemilihan Wali Kota Makassar 2024, Selasa (29/10/2024). Salah satu isi survei mengenai sikap permisif masyarakat terhadap politik uang.
Survei melibatkan 400 responden di Kota Makassar pada 2-4 Oktober 2024. Hasil survei menunjukkan bahwa 43 persen responden akan menerima bila ada calon wali kota atau tim suksesnya memberikan uang agar memilih alias politik uang. Sedangkan responden yang menolak 57%.
Menurut laporan CRC, responden tersebar di 15 kecamatan di Makassar. Populasi survei adalah warga Makassar yang sudah memiliki KTP atau mempunyai hak pilih. Responden dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling. Toleransi kesalahan (margin of error) 4,85% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden diwawancarai lewat tatap muka dan ada quality control.
Lebih lanjut, survei menunjukkan bahwa di antara responden yang akan menerima politik uang, 66,28% di antaranya akan menerima dan memilih kandidat yang memberi.
"Sebanyak 33,72% akan menerima uang tersebut, tapi belum tentu memilih kandidat tersebut," kata Imam Soeyoeti, Direktur Eksekutif CRC, Selasa.
Survei kemudian menggali lebih dalam sikap responden jika sudah menerima uang/hadiah dari paslon tertentu kemudian ada paslon lain yang memberikan dengan nominal lebih besar. Hasilnya, 38,37% akan menerima uang itu tapi tetap memilih yang pertama memberi uang/hadiah. Sedangkan 27,91% akan menerima uang tersebut dan memilih paslon yang memberi hadiah/uang lebih besar.
Sebanyak 21,51% responden akan menolak pemberian uang/hadiah. Sedangkan yang tidak tahu atau tidak menjawab 12,21%.
Sebelumnya diberitakan, salah satu isi survei CRC memuat tingkat keterpilihan atau elektabilitas empat pasangan calon jelang pemungutan suara 27 November 2024.
Hasil survei menunjukkan pasangan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) memegang elektabilitas tertinggi, yaitu 44,75%. Disusul Indira Yusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi (INIMI) dengan elektabilitas 28%, Andi Seto Gadhista Asapa-Rezki Mulfiati Lutfi (SEHATI) 18,75%, dan Amri Arsyid-Abdul Rahman Bando (AMAN) 4%.
Selain itu, responden yang tidak memilih sebanyak 4,25 persen. Sedangkan yang memilih di luar paslon 0,25%.


















