Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Suasana Batin Kloter BPN 09 Pulang ke Palu Usai Gempa M 6,7 di Sulteng

Suasana Batin Kloter BPN 09 Pulang ke Palu Usai Gempa M 6,7 di Sulteng
Jemaah haji Indonesia kloter BPN 9 mengenakan pakaian biru dan duduk di ruang tunggu bandara sebelum penerbangan mereka. (Dok. MCH 2026)
Intinya Sih
  • Jemaah haji Kloter BPN 9 asal Sulawesi Tengah diliputi haru dan syukur saat bersiap pulang dari Madinah setelah mendengar kabar gempa M 6,7 mengguncang Palu.
  • Ketua kloter mengajak jemaah menenangkan diri dengan salat berjemaah di Masjid Nabawi, hingga akhirnya mereka mendapat kabar keluarga di Palu selamat tanpa korban.
  • Dari total 358 jemaah, satu wafat di Mina; sisanya memuji pelayanan petugas haji Indonesia yang ramah dan sigap sebelum terbang pulang ke Tanah Air.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Madinah, IDN Times — Proses kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) BPN 9 di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (AMAA), Madinah, pada Kamis (18/6/2026) diselimuti persaan haru dan syukur. Di antara wajah-wajah lega yang bersiap menaiki pesawat, rombongan asal Sulawesi Tengah ini baru saja melewati dinamika emosional yang cukup berat.

​Dua hari menjelang kepulangan, tepatnya pada Selasa (16/6/2026), para jemaah mendadak dikagetkan oleh kabar gempa bumi yang menerjang wilayah asal mereka di Palu. Kabar ini sontak memicu kepanikan dan mengoyak memori kolektif jemaah yang masih menyimpan trauma mendalam akibat bencana dahsyat pada tahun 2018 silam.

1. Mengobati cemas di Masjid Nabawi

IMG_20260619_110026_957.jpg
Ketua Kloter BPN 9, Muh Syamsu Nursi. Jemaah haji Indonesia kloter BPN 9 mengenakan pakaian biru dan duduk di ruang tunggu bandara sebelum penerbangan mereka. (Dok. MCH 2026)

Melihat ketegangan yang melanda anggotanya, Ketua Kloter BPN 9, Muh Syamsu Nursi, mengambil inisiatif cepat untuk menenangkan situasi. Alih-alih larut dalam kepanikan, ia merangkul seluruh jemaah untuk mengalihkan rasa takut menjadi kekuatan doa.

​"Kami langsung mengajak seluruh jemaah untuk bersama-sama melaksanakan salat berjemaah di Masjid Nabawi. Di sana, kami memohon dan berdoa dengan khusyuk untuk keselamatan serta perlindungan masyarakat di Tanah Air," ungkap Muh Syamsu Nursi saat ditemui di sela persiapan kepulangannya.

​Doa mereka terjawab. Berdasarkan komunikasi terakhir dengan keluarga di kampung halaman, dipastikan tidak ada satu pun anggota keluarga jemaah Kloter BPN 9 yang menjadi korban dalam musibah tersebut. Kondisi psikologis jemaah pun perlahan kembali tenang dan siap menatap perjalanan pulang.

Pulang berkekurangan, namun penuh syukur

Jemaah haji Indonesia kloter BPN 9 mengenakan pakaian biru dan duduk di ruang tunggu bandara sebelum penerbangan mereka.
Jemaah haji Indonesia kloter BPN 9 mengenakan pakaian biru dan duduk di ruang tunggu bandara sebelum penerbangan mereka. (Dok. MCH 2026)

Selain ujian kepanikan, kepulangan Kloter BPN 9 juga diwarnai sedikit duka. Dari total 358 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, hanya 357 jemaah yang akan kembali berkumpul dengan keluarganya.

​"Ada satu jemaah kita yang wafat di Mina, sehingga jumlah jemaah yang pulang ke Tanah Air saat ini menjadi 357 orang. Semoga baik dan lancar proses perjalanan pulang ini," ujar Muh Syamsu.

Apresiasi bagi penyelenggaraan haji

IMG_20260619_110019_370.jpg
Jemaah haji Indonesia kloter BPN 9 mengenakan pakaian biru dan duduk di ruang tunggu bandara sebelum penerbangan mereka. (Dok. MCH 2026)

​Terlepas dari berbagai rintangan, jemaah Kloter BPN 9 memberikan apresiasi mendalam terhadap layanan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Nur Kartika Sari, salah satu jemaah, mengaku sangat tertolong oleh dedikasi petugas Indonesia yang ramah, komunikatif, dan mudah ditemukan.

​"Kami sangat kagum dengan pelayanan di Tanah Suci dari petugas Indonesia. Keberadaan petugas sangat mudah dikenali karena seragamnya yang khas. Kemudian, banyak juga petugas yang masih muda, sehingga kami tidak sungkan untuk bertanya atau meminta bantuan," tutur Nur Kartika.

​Sesuai jadwal, pesawat yang membawa rombongan Kloter BPN 9 akan lepas landas pada pukul 19.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dan diperkirakan mendarat di Tanah Air pada Jumat (19/06/2026) pukul 09.00 waktu setempat.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogie Fadila
EditorYogie Fadila

Latest News Sulawesi Selatan

See More