Stafsus Gubernur Sulut Dipecat Usai Diduga Lecehkan Seorang Perempuan

- Stafsus Gubernur Sulut dilaporkan melecehkan seorang perempuan di sebuah rumah makan.
- Korban dan pelaku sempat ribut di lokasi.
- Pelaku langsung dicopot dari jabatannya.
Manado, IDN Times - Seorang Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Bidang Pertambangan dan Energi bernama Daniel Duma dipecat usai diduga melecehkan seorang perempuan. Pemecatan ini dibenarkan oleh Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulut, Denny Mangala.
"Sudah diberhentikan saat itu juga atas perintah langsung pak gubernur," ujar Denny, Selasa (3/2/2026).
Denny menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengintervensi penanganan kasus tersebut. Kasus itu dianggap merupakan masalah pribadi Daniel.
1. Kronologi

Kasus ini telah dilaporkan korban ke Polresta Manado pada Minggu, 1 Februari 2026. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 pagi.
Saat itu, Polsek Sario mendapat laporan adanya keributan di sebuah rumah makan. Setelah didatangi, rupanya ada pelecehan seksual.
Daniel dituding menyentuh bagian tubuh seorang perempuan di rumah makan tersebut. Merasa tak terima, korban menyiram Daniel dengan segelas air.
2. Masih periksa saksi

Polresta Manado mengaku telah menerima laporan kasus pelecehan itu. Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, menyebut bahwa pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi.
"Ada 3 (yang diperiksa), yaitu korban dan 2 orang lainnya yang ada di TKP," ujar Elwin.
Selain itu, Elwin juga masih menanti saksi lain untuk diperiksa. "Saksi lain adalah teman korban, tapi masih di Tomohon," sambung Elwin.
3. Minta tak bawa instansi

Saat kejadian, Daniel yang juga tidak terima dibalas korban sempat membawa-bawa jabatan stafsusnya. Ia juga mengaku dekat dengan Yulius Selvanus.
Denny mengatakan hal itu tidak sepatutnya dikaitkan. Peristiwa ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi semua yang bekerja di instansi Pemprov Sulut.
"Jangan perilaku pribadi membawa nama institusi, apalagi dikaitkan dengan pimpinan daerah. Itu tidak elok," tuturnya.


















