Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Stafsus Gubernur Sulut Dipecat Usai Diduga Lecehkan Seorang Perempuan

Gedung Kantor Gubernur Sulawesi Utara di Jalan 17 Agustus, Wanea, Manado, Sulawesi Utara. IDNTimes/Savi
Gedung Kantor Gubernur Sulawesi Utara di Jalan 17 Agustus, Wanea, Manado, Sulawesi Utara. IDNTimes/Savi
Intinya sih...
  • Stafsus Gubernur Sulut dilaporkan melecehkan seorang perempuan di sebuah rumah makan.
  • Korban dan pelaku sempat ribut di lokasi.
  • Pelaku langsung dicopot dari jabatannya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Manado, IDN Times - Seorang Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, Bidang Pertambangan dan Energi bernama Daniel Duma dipecat usai diduga melecehkan seorang perempuan. Pemecatan ini dibenarkan oleh Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulut, Denny Mangala.

"Sudah diberhentikan saat itu juga atas perintah langsung pak gubernur," ujar Denny, Selasa (3/2/2026).

Denny menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengintervensi penanganan kasus tersebut. Kasus itu dianggap merupakan masalah pribadi Daniel.

1. Kronologi

Ilustrasi pelecehan seksual. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi pelecehan seksual. (IDN Times/Arief Rahmat)

Kasus ini telah dilaporkan korban ke Polresta Manado pada Minggu, 1 Februari 2026. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 pagi.

Saat itu, Polsek Sario mendapat laporan adanya keributan di sebuah rumah makan. Setelah didatangi, rupanya ada pelecehan seksual.

Daniel dituding menyentuh bagian tubuh seorang perempuan di rumah makan tersebut. Merasa tak terima, korban menyiram Daniel dengan segelas air.

2. Masih periksa saksi

Polresta Manado, Sulawesi Utara. IDN Times/Savi
Polresta Manado, Sulawesi Utara. IDN Times/Savi

Polresta Manado mengaku telah menerima laporan kasus pelecehan itu. Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, menyebut bahwa pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi.

"Ada 3 (yang diperiksa), yaitu korban dan 2 orang lainnya yang ada di TKP," ujar Elwin.

Selain itu, Elwin juga masih menanti saksi lain untuk diperiksa. "Saksi lain adalah teman korban, tapi masih di Tomohon," sambung Elwin.

3. Minta tak bawa instansi

-
Plh Kadis Kominfo Sulut, Denny Mangala. Dok. Pribadi

Saat kejadian, Daniel yang juga tidak terima dibalas korban sempat membawa-bawa jabatan stafsusnya. Ia juga mengaku dekat dengan Yulius Selvanus.

Denny mengatakan hal itu tidak sepatutnya dikaitkan. Peristiwa ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi semua yang bekerja di instansi Pemprov Sulut. 

"Jangan perilaku pribadi membawa nama institusi, apalagi dikaitkan dengan pimpinan daerah. Itu tidak elok," tuturnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Polisi Tangkap 4 Anggota Sindikat Curanmor di Sulsel, Sita 35 Kendaraan

03 Feb 2026, 19:01 WIBNews