Seorang Nelayan Tenggelam di Pantai Bosowa Ditemukan Meninggal

- Personil langsung dikerahkan untuk mencari korban
- Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
- BPBD imbau nelayan waspada kondisi cuaca ekstrem
Makassar, IDN Times - Seorang nelayan bernama Anto (33) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan Pantai Indah Bosowa, Kota Makassar, Senin (21/2/2026). Korban sebelumnya dilaporkan terseret arus saat memasang jaring ikan di bibir pantai.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, korban bersama satu rekannya sedang memasang jaring ikan. Namun arus laut tiba-tiba menguat dan menghantam keduanya. Satu orang berhasil diselamatkan, sementara Anto terbawa arus.
"Kejadian tersebut terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan gelombang laut yang sangat tinggi, sehingga berpotensi membahayakan aktivitas nelayan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar.
1. Personil langsung dikerahkan untuk mencari korban

Fadli menyebut laporan kejadian segera direspons setelah diterima. Tim BPBD langsung dikerahkan ke lokasi untuk mencari korban.
"Selama pelaksanaan operasi pencarian, tim menghadapi tantangan cuaca yang cukup berat, terutama ombak tinggi dan angin kencang. Namun berkat sinergi dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, proses pencarian dapat diselesaikan," kata Fadli.
2. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

Upaya pencarian melibatkan BPBD Kota Makassar, Babinsa, Dinas Pemadam Kebakaran, serta warga setempat. Korban akhirnya ditemukan pada pukul 11.40 WITA dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim gabungan BPBD, DAMKARMAT, TNI-Polri, serta masyarakat setempat. Selanjutnya, korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya," kata Fadli.
3. BPBD imbau nelayan waspada kondisi cuaca ekstrem

BPBD Kota Makassar pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di perairan pantai. Imbauan ini terkhusus kepada nelayan yang rutin beraktivitas di laut.
"Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan selalu mengutamakan keselamatan saat melaut," kata Fadli.


















