Ekspor Sulsel Desember 2025 Melemah, Nikel Masih Komoditas Teratas

- Nilai ekspor kumulatif sepanjang tahun menurun 34,50 persen secara tahunan
- Nikel masih menjadi komoditas teratas dengan nilai ekspor US$69,56 juta
- Jepang dan Cina menjadi tujuan utama ekspor Sulawesi Selatan pada Desember 2025
Makassar, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat nilai ekspor Desember 2025 sebesar US$111,66 juta, turun 13,29 persen dibandingkan November 2025 yang tercatat sebesar US$128,77 juta. Penurunan tersebut tercermin dari berkurangnya nilai pengiriman pada sejumlah kelompok komoditas utama.
Plt. Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Khaerul Agus, menyampaikan penurunan ekspor terjadi secara bulanan maupun tahunan.
“Pada Desember 2025, nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan di Sulawesi Selatan tercatat sebesar 111,66 juta dolar AS. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terjadi penurunan 13,29 persen,” ujarnya saat merilis berita resmi statistik BPS Sulsel, Senin (2/2/2026).
1. Nilai ekspor kumulatif sepanjang tahun menurun

Secara tahunan, nilai ekspor Desember 2025 tercatat menurun 34,50 persen dibandingkan Desember 2024 yang mencapai US$170,47 juta. Penurunan ini menggambarkan pelemahan nilai ekspor pada akhir 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara kumulatif, total nilai ekspor Sulawesi Selatan sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai 1.583,56 juta dolar AS. Angka ini juga menunjukkan penurunan sebesar 22,34 persen dibandingkan total ekspor sepanjang tahun 2024.
2. Nikel masih dominan

Berdasarkan kelompok komoditas, nikel masih menjadi penyumbang terbesar ekspor Sulawesi Selatan pada Desember 2025. Nilai ekspor nikel tercatat sebesar US$69,56 juta, dengan peran mencapai 62,29 persen dari total ekspor bulan tersebut.
Komoditas terbesar berikutnya adalah kakao dan cokelat dengan nilai ekspor US$10,30 juta, disusul biji-bijian berminyak sebesar US$8,32 juta. Selanjutnya, ikan dan udang mencatat nilai ekspor US$5,48 juta, serta garam, belerang, dan kapur sebesar US$5,78 juta.
Selain itu, komoditas besi dan baja tercatat diekspor senilai US$3,37 juta, sementara lak, getah, dan damar sebesar US$2,30 juta. Kelompok kopi, teh, dan rempah-rempah juga tercatat dengan nilai ekspor US$1,40 juta pada Desember 2025.
Secara kumulatif sepanjang Januari–Desember 2025, total nilai ekspor dari 10 kelompok komoditas utama mencapai US$1.571,77 juta, atau sekitar 98,80 persen dari total ekspor Sulawesi Selatan tahun 2025.
3. Jepang dan Cina jadi tujuan utama ekspor Sulsel

Dilihat dari negara tujuan, Jepang masih menjadi tujuan utama ekspor Sulawesi Selatan pada Desember 2025. Nilai ekspor ke Jepang tercatat sebesar US$72,86 juta, dengan kontribusi 65,25 persen terhadap total ekspor bulan tersebut.
Negara tujuan terbesar berikutnya adalah Tiongkok dengan nilai ekspor US$25,96 juta, diikuti Taiwan sebesar US$3,91 juta. Selanjutnya, ekspor ke Amerika Serikat tercatat sebesar US$2,18 juta, serta ke Korea Selatan sebesar US$1,42 juta.
Secara kumulatif sepanjang 2025, ekspor Sulawesi Selatan ke Jepang mencapai US$925,12 juta, sementara ekspor ke Tiongkok tercatat sebesar US$550,45 juta. Negara tujuan lain seperti Taiwan, Vietnam, dan Timor Leste juga tercatat menerima ekspor dari Sulawesi Selatan dengan nilai bervariasi.
BPS Sulsel mencatat total nilai ekspor Sulawesi Selatan sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai US$1.583,56 juta, menurun 22,34 persen dibandingkan total ekspor tahun 2024.


















