Angin Kencang di Makassar, 19 Rumah dan Dua Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

- 19 rumah warga terdampak angin kencang di Kota Makassar pada 1 Februari 2026. Dua unit mobil juga terdampak akibat pohon tumbang di beberapa lokasi.
- Tim BPBD dikerahkan ke lokasi terdampak untuk asesmen dan respons darurat.
- Fokus utama adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan mendesak.
Makassar, IDN Times - Hujan disertai angin kencang melanda Kota Makassar pada Minggu (1/2/2026) dan berdampak di sejumlah wilayah. Peristiwa tersebut menyebabkan belasan mengalami kerusakan dan gangguan aktivitas warga.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, sedikitnya 19 rumah warga, satu fasilitas pendidikan, dan dua unit mobil mengalami dampak akibat cuaca ekstrem tersebut. Sebaran kejadian tercatat di 16 titik lokasi.
1. Sebaran lokasi rumah dan kendaraan terdampak

Sebanyak 19 rumah warga terdampak angin kencang yang terjadi di Kota Makassar pada 1 Februari 2026. Dampak tersebut tersebar di Jalan Paccerakkang, Jalan Sipala, dan Jalan Sipala Lorong 2 di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, serta Jalan Andi Paturungi di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.
Kejadian serupa tercatat di Jalan Baji Gau Asrama Kodam dan Jalan Andi Mappaodang kawasan Asrama Perwira serta Asrama Militer Yon Armed di Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate. Lokasi terdampak lainnya berada di Jalan Inspeksi Kanal PAM Manggala-Batua, Jalan Sabutung, Kecamatan Ujung Tanah, Kelurahan Camba Berua, serta Jalan Baji Gau 2, Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate.
Dua unit mobil juga terdampak akibat pohon tumbang di Jalan Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea. Pohon yang roboh tersebut menimpa kendaraan yang berada di bahu jalan dan menyebabkan kerusakan.
2. BPBD telah tangani di seluruh lokasi

Kepala BPBD Kota Makassar, M Fadli Tahar, mengatakan penanganan langsung berjalan sejak laporan kejadian diterima. Tim BPBD dikerahkan ke lokasi terdampak untuk asesmen dan respons darurat.
"Tim kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat di seluruh lokasi terdampak. Fokus utama kami adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan mendesak," kata Fadli, Senin (2/2/2026).
3. Bantuan disalurkan sesuai hasil asesmen

Fadli menyebutkan pihaknya telah menyalurkan bantuan kedaruratan berdasarkan hasil asesmen di lapangan. Bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan warga di setiap lokasi terdampak.
"Berdasarkan hasil asesmen tersebut, kami menyalurkan bantuan kedaruratan serta bahan rekonstruksi dan rehabilitasi kepada warga terdampak," kata Fadli.
BPBD Kota Makassar pun mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang untuk percepatan penanganan.


















