Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Wilayah Barat Sulsel pada Februari 2026

- Curah hujan diperkirakan normal
- Tetap waspada potensi angin kencang
- Imbauan BMKG untuk masyarakat
Makassar, IDN Times - Memasuki bulan Februari 2026, Sulawesi Selatan masih berpotensi mengalami hujan, terutama di wilayah pantai barat. Berdasarkan prediksi BMKG, daerah seperti Takalar, Gowa, Maros, Makassar, dan Barru diperkirakan akan menerima curah hujan cukup tinggi dalam 10 hari mendatang.
"Khusus 10 hari ke depan, yang masih perlu diwaspadai di pantai barat masih hujan, mulai dari Takalar, Gowa, Maros, Makassar, hingga Barru," kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, Ayi Sudrajat, Senin (2/1/2026).
Sementara itu, wilayah pantai timur Sulsel, seperti Bulukumba, Bone, Wajo, dan Luwu, diprediksi relatif kering. Hujan masih sedikit dan tidak signifikan dalam 10 hari ke depan.
1. Curah hujan diperkirakan normal

Secara umum, curah hujan di Sulsel pada Februari diperkirakan tetap stabil dan tidak menunjukkan kenaikan signifikan. Kondisi ini masuk dalam kategori normal atau rata-rata berdasarkan pengamatan BMKG.
"Sebagian besar masih normal curah hujannya, jadi itu yang mungkin tidak perlu dikhawatirkan," kata Ayi.
2. Tetap waspada potensi angin kencang

Hujan lebat di beberapa wilayah juga berpotensi disertai angin kencang. Wilayah yang perlu diwaspadai dalam 10 hari ke depan antara lain Barru (khusus 3-4 Februari), Gowa, Jeneponto, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar.
"Ada beberapa kabupaten yang kita prediksi akan mengalami hujan lebat. Dan biasanya memang disertai dengan angin kencang," kata Ayi.
3. Imbauan BMKG untuk masyarakat

Ayi mengimbau masyarakat untuk selalu mengacu pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal resmi BMKG. Dia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di grup WhatsApp karena berpotensi hoaks.
"Perhatikan betul-betul informasi yang disampaikan BMKG. Jangan terjebak kepada informasi-informasi hoaks ya, terutama di grup-grup WhatsApp itu. Karena ada informasi yang banjir dan sebagainya mungkin konfirmasi ulang ya," jelas Ayi.
Selain rutin memantau prakiraan cuaca melalui aplikasi BMKG, Ayi juga menyarankan masyarakat agar memeriksa kondisi drainase dan saluran air di rumah masing-masing. Persiapan ini penting agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan saat hujan lebat.
"Jadi masyarakat mohon segera atau selalu menjaga drainase-drainase di tempat masing-masing. Jangan sampai tersumbat, jangan sampai ada hambatan sehingga ketika air datang, tetap pada tempatnya sehingga tidak masuk ke rumah kita," kata Ayi.


















