Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siap-siap! BMKG Prediksi Masih Hujan Lebat di Makassar

Siap-siap! BMKG Prediksi Masih Hujan Lebat di Makassar
Kantor Balai BMKG Wilayah IV Makassar. (IDN Times/Asrhawi Muin)
Share Article

Makassar, IDN Times - BMKG Wilayah IV Makassar memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di Makassar dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan. Setelah beberapa hari terakhir hujan berkurang intensitasnya, cuaca diperkirakan berubah mulai Sabtu (14/12/2024).

Nur Asiah Utami, Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, menjelaskan bahwa pola cuaca saat ini menunjukkan jeda sementara sebelum hujan kembali meningkat. Saat ini memang hanya terjadi hujan dengan intensitas ringan namun tetap ada potensi untuk meningkat.

"Hujan di wilayah Makassar dan sekitarnya cukup berkurang intensitasnya tapi kalau kami lihat prakiraan tiga hari ke depan, itu ada potensi hujan yang meningkat mungkin sekitar besok sampai dengan tiga hari ke depan," kata Nur Asiah saat ditemui IDN Times di kantornya, Jumat (13/12/2024).

1. Pengaruh angin baratan

Kantor Balai BMKG Wilayah IV Makassar. (IDN Times/Asrhawi Muin)
Kantor Balai BMKG Wilayah IV Makassar. (IDN Times/Asrhawi Muin)

BMKG mencatat pengaruh Madden-Julian Oscillation (MJO) yang sebelumnya memicu hujan deras di Makassar kini mulai bergeser. Namun, angin baratan yang membawa awan hujan diperkirakan akan aktif dan memengaruhi intensitas curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan.

Dikutip dari laman resmi BMKG, MJO mrupakan aktivitas intra seasonal yang terjadi di wilayah tropis yang dapat dikenali berupa adanya pergerakan aktivitas konveksi yang bergerak ke arah timur dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik yang biasanya muncul setiap 30 sampai 40 hari.

"Sekarang MJO nya mulai bergeser jadi sudah tidak berada di atas wilayah Sulawesi Selatan. Namun yang akan aktif angin baratan. Itu yang membawa awan hujan," kata Nur Asiah.

2. Waspada longsor dan angin kencang

Ilustrasi tanah longsor. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi tanah longsor. (IDN Times/Aditya Pratama)

Beberapa wilayah tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Wilayah bagian utara Sulawesi Selatan, seperti Luwu Utara, Luwu Timur, Palopo, dan Toraja Utara, diminta mewaspadai risiko tanah longsor akibat tingginya intensitas hujan.

“Saat ini kalau di wilayah Makassar sepertinya tanahnya belum labil. Masih bisa melihat air jadi tidak terlalu. Paling hanya genangan. Mungkin yang perlu diwaspadai itu angin kencang saat hujan lebat," kata Nur Asiah.

3. Jangan terkecoh cuaca panas

Prakirawan Balai BMKG Wilayah IV Makassar, Nur Asiah Utami. (IDN Times/Asrhawi Muin)
Prakirawan Balai BMKG Wilayah IV Makassar, Nur Asiah Utami. (IDN Times/Asrhawi Muin)

BMKG pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Selain itu, juga memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG.

"Kita tidak bisa terkecoh dengan cuaca panas sekali karena kan kita sudah masuk musim hujan. Terlebih lagi ada potensi-potensi la nina tapi untuk saat ini belum menguat," kata Nur Asiah.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pertamax Turbo Naik, Ini Harga BBM Terbaru di Sulawesi per 1 Juni

01 Jun 2026, 17:19 WIBNews