Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pemadaman Bergilir Tapi Tagihan Listrik Naik? Ini Penjelasan PLN

Kota Makassar
2 min read
Pemadaman Bergilir Tapi Tagihan Listrik Naik? Ini Penjelasan PLN
Suasana pelayanan pelanggan di kantor PLN UID Sulselrabar. (Dok. Istimewa)
  • PLN UID Sulselrabar menegaskan pemadaman bergilir tidak memengaruhi tagihan; biaya listrik dihitung dari total energi yang digunakan setiap pelanggan.

  • Cuaca panas dapat meningkatkan pemakaian AC, kipas, dan perangkat elektronik, sehingga konsumsi energi rumah tangga serta tagihan bulanan berpotensi naik.

  • Pelanggan dapat melaporkan tagihan tidak wajar melalui PLN Mobile atau 123, sementara PLN meminta maaf dan berupaya memulihkan sistem kelistrikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Keluhan warga terkait kenaikan tagihan listrik ramai disampaikan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menuai perhatian karena pemadaman bergilir masih berlangsung di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar).

Menanggapi keluhan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar menegaskan pemadaman bergilir atau manajemen beban tidak berdampak pada perhitungan tagihan listrik. Besaran tagihan tetap mengacu pada jumlah energi listrik yang digunakan masing-masing pelanggan.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat akibat kondisi kelistrikan dan kenaikan tagihan yang mereka alami.

"Manajemen beban tidak secara langsung memengaruhi perhitungan tagihan listrik karena tagihan didasarkan pada energi yang digunakan pelanggan," kata Niki dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).

  1. 1. Cuaca panas disebut bisa meningkatkan konsumsi listrik

    Petugas PLN melakukan pemeriksaan meter listrik pelanggan sebagai bagian dari upaya memastikan pencatatan pemakaian energi listrik berjalan
    Petugas PLN melakukan pemeriksaan meter listrik pelanggan sebagai bagian dari upaya memastikan pencatatan pemakaian energi listrik berjalan sesuai ketentuan. (Dok. Istimewa)

    Niki menjelaskan, salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan pemakaian listrik rumah tangga adalah cuaca yang belakangan cenderung panas. Kondisi tersebut dapat membuat masyarakat lebih sering menggunakan pendingin ruangan (AC), kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya.

    Peningkatan penggunaan perangkat elektronik itu berpotensi membuat konsumsi energi listrik bertambah sehingga berdampak pada besaran tagihan bulanan.

    PLN memastikan pencatatan pemakaian listrik dilakukan berdasarkan konsumsi energi masing-masing pelanggan. Karena itu, pelanggan yang merasa mengalami kenaikan tagihan tidak wajar dapat mengajukan pengaduan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

  2. 2. Pelanggan bisa mengadu lewat PLN Mobile

    Pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk mengakses berbagai layanan kelistrikan, termasuk pengecekan tagihan, pencatatan meter mandi
    Pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk mengakses berbagai layanan kelistrikan, termasuk pengecekan tagihan, pencatatan meter mandiri melalui fitur SwaCAM, serta penyampaian pengaduan. (Dok. Istimewa)

    PLN membuka saluran pengaduan bagi masyarakat yang ingin memeriksa tagihan listriknya. Pelanggan dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

    Selain itu, pelanggan diimbau mencatat angka meter listrik secara mandiri melalui fitur Catat Meter (SwaCAM) di aplikasi PLN Mobile. Fitur ini dapat digunakan untuk membantu memastikan kesesuaian pencatatan pemakaian listrik.

  3. 3. PLN berupaya pulihkan sistem kelistrikan

    Penurunan kondisi hidrologi akibat pengaruh el nino turut memengaruhi daya mampu sejumlah pembangkit hidro, termasuk Pembangkit Listrik Tena
    Penurunan kondisi hidrologi akibat pengaruh el nino turut memengaruhi daya mampu sejumlah pembangkit hidro, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bakaru. (Dok. PLN UID Sulselrabar)

    Sementara itu, General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat kondisi kelistrikan yang belum normal. Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di berbagai wilayah hingga awal November. Kondisi ini berkaitan dengan keterbatasan pasokan listrik akibat kekeringan panjang yang berdampak pada sejumlah pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

    "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Seluruh jajaran PLN terus berupaya agar kondisi kelistrikan segera pulih," kata Didik.

    Dia menambahkan, PLN tetap berupaya menjaga pelayanan kepada pelanggan, termasuk menangani pengaduan terkait tagihan listrik, di tengah proses pemulihan sistem kelistrikan.

Related Articles

See More