Penumpang Pesawat Domestik di Sulsel Turun 8 Persen, Kapal Laut Naik

- Penumpang pesawat domestik di Sulsel pada September 2026 mencapai 695,59 ribu orang, turun 8,02 persen bulanan dan 7,33 persen tahunan; kumulatif Januari-September masih naik 0,65 persen.
- Penurunan penumpang domestik mencakup kedatangan, keberangkatan, dan transit. Bandara Sultan Hasanuddin menangani 687,67 ribu penumpang, turun 8,16 persen dibandingkan Agustus.
- Penumpang kapal laut mencapai 237,81 ribu orang, turun 2,12 persen bulanan tetapi naik 15,75 persen tahunan; volume bongkar muat laut merosot 27,33 persen tahunan.
Makassar, IDN Times - Jumlah penumpang pesawat domestik di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan pada September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat, jumlah penumpang mencapai 695,59 ribu orang atau berkurang 8,02 persen dibandingkan Agustus 2026.
Data tersebut tercantum dalam Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Sulsel yang dirilis Senin (2/11/2026). Penurunan juga terjadi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara tahunan, jumlah penumpang angkutan udara domestik turun 7,33 persen. Meski demikian, secara kumulatif sejak Januari hingga September 2026, jumlahnya masih tumbuh 0,65 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
1. Penumpang datang dan berangkat sama-sama berkurang

Area terminal keberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. (IDN Times/Asrhawi Muin) BPS mencatat penurunan jumlah penumpang terjadi pada tiga kategori, yakni penumpang datang, berangkat, dan transit. Jumlah penumpang datang pada September 2026 sebanyak 343,64 ribu orang, turun 8,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, penumpang berangkat tercatat 212,34 ribu orang atau turun 7,78 persen. Adapun penumpang transit mencapai 139,61 ribu orang, berkurang 7,99 persen dibandingkan Agustus 2026.
Bandara Sultan Hasanuddin-Makassar masih mendominasi pergerakan penumpang pesawat domestik. Pada September 2026, jumlah penumpang datang, berangkat, dan transit melalui bandara tersebut mencapai 687,67 ribu orang atau turun 8,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
2. Penumpang pesawat internasional turun 18 persen secara tahunan

ilustrasi konter maskapai (unsplash.com/Phil Mosley) Berbeda dengan angkutan udara domestik yang mengalami penurunan secara bulanan, jumlah penumpang pesawat internasional melalui Bandara Sultan Hasanuddin-Makassar justru naik tipis. Pada September 2026, jumlahnya mencapai 25,38 ribu orang atau meningkat 0,23 persen dibandingkan Agustus 2026.
Kenaikan tersebut ditopang oleh bertambahnya penumpang berangkat yang mencapai 12,86 ribu orang, naik 2,23 persen. Sementara penumpang datang tercatat 12,51 ribu orang atau turun 1,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Namun, jika dibandingkan dengan September 2025, jumlah penumpang internasional masih turun 18,08 persen. Secara kumulatif Januari hingga September 2026, jumlahnya juga berkurang 11,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
3. Penumpang kapal laut justru tumbuh 15 persen

KM Dharma Kencana VII saat bersandar di Pelabuhan Makassar. (IDN Times/Aan Pranata) Di tengah penurunan penumpang pesawat domestik, angkutan laut dalam negeri mencatat perkembangan berbeda. BPS mencatat jumlah penumpang kapal laut di Sulsel pada September 2026 mencapai 237,81 ribu orang, turun 2,12 persen dibandingkan Agustus 2026, tetapi meningkat 15,75 persen dibandingkan September 2025.
Berdasarkan pelabuhan, Makassar mencatat jumlah penumpang terbesar dengan 86,53 ribu orang. Berikutnya Pelabuhan Parepare sebanyak 67,70 ribu orang dan Pelabuhan Bajoe sebanyak 37,02 ribu orang.
Meski jumlah penumpang kapal laut tumbuh secara tahunan, aktivitas angkutan barang melalui jalur laut mengalami penurunan. Volume bongkar muat barang angkutan laut dalam negeri pada September 2026 tercatat 1,63 juta ton, turun 10,26 persen dibandingkan Agustus 2026 dan 27,33 persen dibandingkan September 2025.


















