Penjelasan PLN soal Pemadaman Bergilir Masih Terjadi di Makassar

- Pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah Makassar hingga Jumat, 30 Oktober 2026, akibat keterbatasan pasokan listrik.
- PLN menyebut kekeringan panjang terkait El Nino Godzilla menurunkan kemampuan PLTA di Poso, Bakaru, Malea, dan pembangkit hidro lain memasok listrik.
- PLN mengoptimalkan pembangkit lain yang beroperasi terus-menerus, sehingga sebagian jadwal pemeliharaan tertunda dan risiko gangguan pembangkit meningkat.
Makassar, IDN Times - Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar hingga Jumat (30/10/2026). Kondisi ini berkaitan dengan keterbatasan pasokan listrik akibat kekeringan panjang yang berdampak pada sejumlah pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Nino Godzilla.
"Adapun penyebab kondisi padam di sejumlah lokasi di PLN UID Sulselrabar dikarenakan kondisi El Nino Godzilla yaitu kekeringan panjang yang berdampak pada pembangkit bertenaga hidro di Poso, Bakaru, Malea dan sejumlah pembangkit hidro tersebar," kata Niki saat diwawancarai IDN Times melalui WhatsApp, Jumat (30/10/2026).
1. Kekeringan berdampak pada pembangkit listrik tenaga air

Ilustrasi kekeringan (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha) Niki menjelaskan kekeringan panjang memengaruhi kemampuan pembangkit listrik bertenaga hidro dalam memasok kebutuhan listrik. Untuk mengatasi kekurangan daya tersebut, PLN mengoptimalkan pembangkit listrik lainnya.
"Kami mengoptimalkan pembangkit-pembangkit yang lain untuk menutup kekurangan daya di PLTA. Sehingga mesin-mesin pembangkit lain harus bekerja terus-menerus," jelasnya.
2. Pembangkit rentan mengalami gangguan

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bakaru dengan kapasitas 126 Mega Watt (MW) yang terletak di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Pengoperasian pembangkit secara terus-menerus juga berdampak terhadap jadwal pemeliharaan. Niki mengatakan sejumlah pembangkit yang seharusnya menjalani pemeliharaan tetap harus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik.
"Kondisi ini mengakibatkan beberapa pembangkit yang seharusnya dipelihara harus beroperasi dan rentan terjadi gangguan," ungkapnya.
3. Pemadaman bergilir masih terjadi di Makassar

ilustrasi pemadaman listrik (unsplash.com/@benblenner) Sebelumnya, pemadaman bergilir juga terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar. PLN melalui unit layanan pelanggan beberapa kali mengumumkan pengaturan beban listrik dengan jadwal dan wilayah terdampak yang berbeda.
Dalam pengumuman pada awal September 2026, PLN juga menyebut pengaturan beban di sejumlah wilayah terjadi akibat penurunan kemampuan pasokan listrik. Kondisi tersebut dipicu pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan.
Hingga Jumat (30/10/2026), pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah lokasi di Makassar. Kondisi ini berlangsung di tengah upaya PLN mengoptimalkan pembangkit lain untuk menutupi kekurangan pasokan dari pembangkit hidro.


















