Sejumlah Wilayah Sulsel Terdampak Pemadaman Listrik, PLN Minta Warga Sabar

- Sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan terdampak pengaturan beban listrik oleh PLN UID Sulselrabar.
- Pengaturan dilakukan saat pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem.
- PLN memperkirakan pengaturan berlangsung sekitar dua jam dan terus mempercepat penanganan agar pasokan kembali normal.
Makassar, IDN Times - Sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) terdampak pemadaman listrik akibat pengaturan beban oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar).
Pengaturan beban tersebut dilakukan di tengah pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan. Langkah ini diambil PLN untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan.
1. PLN lakukan pemeliharaan infrastruktur listrik

ilustrasi KWH Listrik PLN (commons.wikimedia.org/DARMAS BS) Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan tim PLN saat ini terus melakukan percepatan penanganan agar pasokan listrik kembali normal.
"Pengaturan beban ini dilakukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan selama proses pemeliharaan infrastruktur berlangsung," ujar Niki dalam keterangannya.
2. Durasi pemadaman listrik menyesuaikan kondisi lapangan

Ilustrasi petugas PLN tengah mengecek peralatan listrik PLN. (Dok. PLN) Menurut Niki, pengaturan beban merupakan bagian dari upaya PLN menjaga sistem kelistrikan tetap stabil selama proses pemeliharaan berlangsung.
"PLN juga terus memantau kondisi sistem untuk memastikan pasokan listrik dapat kembali normal sesegera mungkin," ungkapnya.
3. PLN minta masyarakat bersabar

Panel Listrik PLN di Kantor TPAS Kaligending, Karangsambung, Kebumen, Jateng (commons.wikimedia.org/DARMAS BS 9) PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak atas ketidaknyamanan akibat pengaturan pasokan listrik tersebut.
"Masyarakat diharapkan dapat memahami dan bersabar. Tim PLN terus melakukan upaya percepatan agar kondisi pasokan listrik segera kembali normal," pungkasnya.



















