Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Atasi Kekeringan, Pemkot Makassar Siapkan 18 Titik Sumur Dalam

Kota Makassar
Atasi Kekeringan, Pemkot Makassar Siapkan 18 Titik Sumur Dalam
Petugas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di salah satu wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8/2026). (Dok. BPBD Makassar)
  • Pemkot Makassar mengalokasikan pembangunan 18 sumur dalam melalui Dinas PU pada 2026 sebagai solusi jangka panjang kekeringan dan alternatif dari distribusi air mobil tangki.
  • Lokasi sumur akan diprioritaskan berdasarkan tingkat dampak kekeringan dan kebutuhan warga; tiga titik disebut sudah siap untuk diimplementasikan ke wilayah prioritas.
  • Kaltana akan dilibatkan mengelola sumber air bersama masyarakat, didukung tandon di tiap titik; sementara BPBD tetap menyalurkan air bersih dengan mobil tangki untuk penanganan jangka pendek.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar menyiapkan pembangunan 18 titik sumur dalam sebagai salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi dampak kekeringan. Pembangunan sumber air alternatif ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air tanpa terus bergantung pada distribusi mobil tangki.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan pembangunan sumur dalam tersebut telah dialokasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.

"Secara jangka panjang, yaitu penyiapan pembuatan sumur dalam. Itu sudah dialokasikan di PU sebanyak 18 titik tahun ini," kata Fadli, Sabtu (29/8/2026).

  1. 1. Sumur dalam jadi sumber air alternatif

    IMG-20260822-WA0230.jpg
    Petugas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di salah satu wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8/2026). (Dok. BPBD Makassar)

    Fadli mengatakan pembangunan sumur dalam ditujukan untuk menyediakan sumber air alternatif bagi masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan. Keberadaan sumber air tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan air.

    Lokasi pembangunan akan diprioritaskan di wilayah yang terdampak kekeringan. Penentuan lokasi juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

    "Kita bagi yang mana kita ranking paling atas, kalau bisa di semua kecamatan bisa," katanya.

  2. 2. Tiga titik disebut sudah siap

    IMG-20260822-WA0397.jpg
    Petugas BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di salah satu wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8/2026). (Dok. BPBD Makassar)

    Dari 18 titik yang dialokasikan, Fadli menyebut tiga titik sumur dalam sudah siap. Pembangunan tersebut akan diarahkan ke sejumlah wilayah yang menjadi prioritas penanganan kekeringan.

    "Nantinya dialokasikan ke masyarakat, langsung diimplementasikan," katanya.

    Fadli mengatakan sumber air tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat di wilayah masing-masing. Dengan begitu, warga tidak perlu lagi mengambil air dari lokasi lain.

    "Jadi mereka nanti ambil air di kecamatan masing-masing, tidak usah lagi ke PDAM, jadi mereka bisa mandiri," katanya.

  3. 3. Kaltana dilibatkan kelola sumber air

    IMG-20260428-WA0440.jpg
    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar. (Dok. Pemkot Makassar)

    Selain pembangunan sumur dalam, Pemkot Makassar juga melibatkan Kelurahan Tangguh Bencana (Kaltana) dalam upaya membangun kemandirian masyarakat menghadapi kekeringan. Kaltana akan melibatkan kelompok masyarakat dan penggiat kebencanaan di tingkat kelurahan untuk membantu mengelola sumber air yang tersedia.

    Fadli mengatakan keberadaan sumur dalam nantinya akan didukung dengan penyediaan tandon di sejumlah titik. Masyarakat setempat diharapkan dapat mengelola sumber air tersebut secara mandiri.

    "Kita tinggal menyiapkan tandon-tandon di tiap titik itu dan sumur bornya, sumur dalam, yang air akan tersedia di sana," katanya.

    Pembangunan sumber air alternatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Makassar. Sementara untuk penanganan jangka pendek, BPBD masih menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah yang mengalami kekurangan air.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More