Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Munafri Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran dan Dampak Kemarau

Kota Makassar
Munafri Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran dan Dampak Kemarau
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menghadiri kegiatan warga di Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Selasa (25/8/2026) malam. (Dok. Pemkot Makassar)
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan selama kemarau panjang, terutama terhadap risiko kebakaran yang mudah meluas saat kondisi kering.
  • Warga diminta memastikan api, kompor, puntung rokok, dan instalasi listrik aman; pemerintah tingkat kecamatan serta kelurahan juga didorong mengantisipasi gangguan kesehatan melalui pemeriksaan warga.
  • Pemkot Makassar memaksimalkan layanan air bersih; BPBD telah menyalurkan bantuan ke 23 titik dan membuka pengajuan melalui Lontara Plus, 112, serta hotline 08155112112.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampak musim kemarau yang berlangsung cukup panjang. Salah satu yang perlu diantisipasi yakni meningkatnya risiko kebakaran.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan warga RW 001, Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, dalam rangka semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Selasa (25/8/2026) malam.

Munafri mengapresiasi semangat kebersamaan warga dalam memperingati kemerdekaan. Namun, dia meminta masyarakat tetap memperhatikan kondisi lingkungan di tengah musim kemarau.

  1. 1. Warga diminta waspadai pemicu kebakaran

    Ilustrasi kebakaran. ANTARA FOTO/REUTERS/Costas Baltas)
    Ilustrasi kebakaran. ANTARA FOTO/REUTERS/Costas Baltas)

    Munafri meminta masyarakat meningkatkan kehati-hatian dalam aktivitas sehari-hari yang berpotensi memicu kebakaran. Warga diminta memastikan api, kompor, puntung rokok, hingga instalasi listrik dalam kondisi aman.

    "Lebih baik kita mencegah daripada mengobati. Di musim kemarau seperti sekarang, api bisa dengan cepat menjalar. Karena itu mari kita sama-sama menjaga rumah dan lingkungan kita," kata Munafri.

    Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan menjadi salah satu langkah penting. Hal itu diperlukan untuk mencegah terjadinya kebakaran selama kondisi cuaca kering.

  2. 2. Pemkot dorong pemeriksaan kesehatan warga

    Ilustrasi pemeriksaan kesehatan (Dok.IDNTimes/Istimewa)
    Ilustrasi pemeriksaan kesehatan (Dok.IDNTimes/Istimewa)

    Selain kebakaran, Munafri meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat. Hal ini penting untuk mengantisipasi dampak kesehatan yang dapat muncul selama musim kemarau.

    Dia mendorong pemeriksaan kesehatan bagi warga sebagai langkah antisipasi. Upaya ini untuk mencegah potensi gangguan kesehatan yang dapat muncul selama periode cuaca kering.

  3. 3. Pemkot pastikan kebutuhan air bersih

    Ilustrasi air bersih  (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
    Ilustrasi air bersih (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

    Munafri juga menegaskan Pemkot Makassar terus memaksimalkan sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau. Dia meminta camat dan lurah aktif menerima serta merespons laporan warga yang membutuhkan distribusi air bersih.

    "Pak Camat dan Pak Lurah harus terus menerima dan merespons laporan masyarakat. Pemerintah Kota Makassar melalui seluruh perangkat terkait, baik PDAM, Dinas PU maupun BPBD, terus berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat," katanya. 

  4. 4. BPBD sudah salurkan air ke wilayah terdampak

    IMG-20260822-WA0230.jpg
    Petugas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di salah satu wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8/2026). (Dok. BPBD Makassar)

    Sebelumnya, BPBD Makassar telah mengaktifkan distribusi air bersih untuk warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air. Pada Sabtu (22/8/2026), bantuan disalurkan ke 23 titik di lima kecamatan, yakni Biringkanaya, Tamalanrea, Ujung Tanah, Tallo, dan Panakkukang.

    Meski enam kecamatan masuk dalam kategori terdampak langsung secara sistemik berdasarkan asesmen BPBD, distribusi air tetap dibuka untuk seluruh kecamatan di Makassar, kecuali Kecamatan Sangkarrang.

    Masyarakat yang mengalami kekurangan air dapat mengajukan bantuan melalui tiga kanal, yakni aplikasi Lontara Plus, layanan darurat 112, dan hotline BPBD di 08155112112 yang dibuka selama 24 jam.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More