ilustrasi judi online (IDN Times/Aditya Pratama)
Penguatan ketahanan keluarga juga dibarengi edukasi mengenai pengambilan keputusan keuangan secara bijak. Kehadiran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kegiatan KISAH diharapkan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pengelolaan keuangan dan risiko aktivitas keuangan ilegal, termasuk pinjaman online ilegal dan judi online.
Asisten Manager Analisis Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan, Nadhilah Avissa Nashar, menjadi salah satu pemateri. Ia membawakan materi “Keluarga Bahagia, Financial Tertata: Kenali Pengelolaan Keuangan dan Waspadai Aktivitas Keuangan Ilegal”.
Nadhilah menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan sederhana dalam keluarga, mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, hingga menyiapkan dana untuk kebutuhan masa depan. Peserta juga diingatkan agar berhati-hati terhadap tawaran keuangan yang berpotensi merugikan dan tidak mudah tergiur keuntungan cepat.
Sementara itu, Penyuluh Agama Syamsiah memberikan materi mengenai penguatan ketahanan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Ia menasihati calon pengantin agar membangun rumah tangga dengan komunikasi yang baik, saling menghargai, menjalankan tanggung jawab bersama, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menghadapi berbagai persoalan keluarga.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kota Makassar berharap calon pasangan suami istri memiliki kesiapan yang lebih baik dalam membangun keluarga. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya keluarga yang sehat, mandiri, harmonis, dan sejahtera.