Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kronologi Remaja Kandea Tewas saat Polisi Bubarkan Tawuran di Makassar

Kota Makassar
3 min read
Kronologi Remaja Kandea Tewas saat Polisi Bubarkan Tawuran di Makassar
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto didampingi Kapolrestabea Makassar, Kombes Pol Arya Perdana dan Kakak Korban Rafly, Hasrullah (40) saat jumpa pers di Biddokes Polda Sulsel, Minggu (27/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya
  • Rafli Ramadhani tewas setelah pertikaian antarwarga di Makassar dan kedatangan polisi untuk melakukan pengamanan.

  • Polisi masih menunggu hasil autopsi serta memeriksa personel melalui Propam dan Itwasda Polda Sulsel.

  • Keluarga Rafli menyerahkan penanganan kasus kepada kepolisian dan berharap penyelidikan mengungkap kejadian secara jelas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling penting dalam penanganan kasus Rafli?
Share Article

Makassar, IDN Times – Seorang warga Jalan Kandea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rafli Ramadhani alias Pingky (19), tewas di tengah pertikaian antarwarga pada Minggu (27/9/2026) dini hari.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengatakan peristiwa tersebut bermula dari informasi adanya pertikaian antarwarga yang diterima Polsek Tallo sekitar pukul 02.50 Wita.

"Pada saat mendatangi TKP, dari kelima personel (polisi) ini diserang dengan menggunakan batu dan juga menggunakan busur," kata Didik saat jumpa pers di Lantai 2 Gedung Biddokes Polda Sulsel, Minggu.

  1. 1. Terdengar suara tembakan saat polisi bubarkan tawuran

    Luka pada punggung kiri korban diduga bekas tembakan peluru tajam/Dok. Istimewa
    Luka pada punggung kiri korban diduga bekas tembakan peluru tajam/Dok. Istimewa

    Lima personel Unit Polsek Tallo yang dipimpin Ipda A. Syahrir kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Saat berada di lokasi, polisi mendapat serangan dari massa menggunakan batu dan busur.

    "Salah satu personel kemudian melepaskan tembakan peringatan. Setelah itu, massa membubarkan diri," ujar Didik.

    Sekitar pukul 04.50 Wita, polisi mendapat informasi adanya seorang warga yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

    Korban diketahui bernama Rafli Ramadhani alias Pingky. Warga kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Angkatan Laut.

    Kapolsek Tallo, AKP Aswada bersama personelnya kemudian mendatangi rumah sakit dan menyiapkan ambulans untuk membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

    "Pada pukul 06.00, korban sudah berada di Biddokkes. Kemudian dilakukan pemeriksaan visum et repertum dan atas persetujuan keluarga korban dilakukan otopsi," ujar Didik.

  2. 2. Polisi dalami penyebab kematian Rafli

    Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, Senin (7/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya
    Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, Senin (7/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya

    Didik mengatakan penyebab kematian Rafli belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti korban meninggal dunia. Polda Sulsel juga melakukan pemeriksaan terhadap personel yang bertugas saat pengamanan pertikaian tersebut.

    Pemeriksaan dilakukan oleh Propam dan Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sulsel untuk memastikan rangkaian tindakan yang dilakukan anggota, termasuk penggunaan senjata, apakah telah sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) atau tidak.

    "Untuk menentukan siapa yang berbuat, kemudian alat apa yang digunakan, apakah sudah sesuai SOP atau belum, nanti dari hasil pemeriksaan baik dari Propam maupun Itwasda," kata Didik.

    Polda Sulsel menyatakan akan menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut secara terbuka kepada publik. Didik juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Rafli Ramadhani.

    "Saya atas nama Polda Sulawesi Selatan menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya saudara kita, saudara Rafli," tuturnya.

  3. 3. Keluarga serahkan penanganan kasus kepada Polisi

    Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto. (IDN Times/Darsil Yahya)
    Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto. (IDN Times/Darsil Yahya)

    Keluarga Rafli Ramadhani alias Pingky menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kematian korban kepada pihak kepolisian.

    Kakak korban, Hasrullah (40) mengatakan pihak keluarga berharap proses penyelidikan dapat mengungkap secara jelas apa yang sebenarnya terjadi hingga Rafli meninggal dunia.

    "Setelah kasus ini, akan saya serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib. Bagi Bapak-bapak semua hasilnya, apa pun itu, apa pun kejadiannya, saya serahkan sama Bapak. Insyaallah, tapi saya mau ingin hasil yang terbaik lah. Itu saja," kata Hasrullah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More