Pemprov Sulsel Mulai Cicil Utang DBH ke Kabupaten/Kota

- Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Fadjry Djufry, mulai mencicil utang DBH ke kabupaten/kota karena banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi.
- Mekanisme pencairan DBH bergantung pada pemasukan daerah. Jika tidak ada pemasukan, maka tidak ada dana yang bisa dibagikan.
- Pemprov telah menyiapkan alokasi DBH untuk tahun 2025 sebesar Rp2,3 triliun dan utang DBH tahun 2024 akan dicicil secara bertahap hingga tahun 2026.
Makassar, IDN Times - Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Fadjry Djufry, mengonfirmasi bahwa pihaknya mulai mencicil utang Dana Bagi Hasil (DBH) ke kabupaten/kota. Meski begitu, dia mengakui tidak semua tunggakan bisa diselesaikan dalam tahun ini karena masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi.
"Kita mulai mencicil, saya sudah sampaikan ke kepala bkd semua utang ke kabupaten/kota. Kemungkinan tidak bisa selesai tahun ini semuanya karena banyak yang harus di-cover," kata Fadjry dalam wawancara pada Kamis (30/1/2025).
1. Mekanisme pencairan DBH bergantung pada pemasukan daerah

Menurut Fadjry, mekanisme pencairan DBH bergantung pada pemasukan daerah. Jika tidak ada pemasukan, maka tidak ada dana yang bisa dibagikan.
"Karena DBH itu nanti masuk baru kita keluarkan lagi. Kalau tidak ada yang masuk, tidak ada yang bisa dibagi lagi," kata Fadjry.
2. Pemprov siapkan alokasi DBH untuk tahun 2025 sebesar Rp2,3 triliun

Meski begitu, Pemprov telah menyiapkan alokasi DBH untuk tahun 2025 sebesar Rp2,3 triliun. Alokasi ini dijamin akan dibayarkan tepat waktu.
"Untuk alokasi DBH tahun ini, sudah disiapkan Rp2,3 triliun untuk tahun 2025. DBH 2025 ini akan dibayarkan aman," kata Fadjry.
3. Utang DBH tahun 2024 akan dicicil secara bertahap

Sementara itu, utang DBH tahun 2024 akan dicicil secara bertahap, dengan kemungkinan penyelesaian hingga tahun 2026. Dengan strategi ini, Pemprov Sulsel berharap dapat menuntaskan kewajiban DBH tanpa mengganggu stabilitas anggaran daerah.
"Kita upayakan tuntaskan. Bisa bersamaan pembayaran 2024 dan 2025. Kita atur fiskal juga," katanya.


















