Pemkot Makassar Lepas Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

Makassar, IDN Times - Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusid, melepas tim terpadu pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban secara simbolis di Balai Kota, Kamis (22/6/2023). Mereka akan bertugas memeriksa kelayakan hewan ternak sebelum dan setelah disembelih.
Tim tersebut melibatkan perwakilan dari Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Fakultas Kedokteran Hewan Unhas, Fakultas Peternakan Unhas, Universitas Bosowa Makassar, Universitas Islam Negeri, dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia. Tim ini akan disebar ke berbagai titik di Kota Makassar.
"Ini bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah, memastikan daging yang akan dikonsumsi sehat, halal, dan sesuai syariat Islam," kata Fatma.
1. Tim dibagi menjadi lima kelompok

Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Evy Aprialti, menuturkan ada 5 kelompok tim yang diturunkan untuk memeriksa kesehatan hewan. Sebanyak 100 orang di antaranya merupakan mahasiswa.
Mereka dipersiapkan untuk mengambil sampel hewan-hewan kurban. Apabila tim menemukan ada hewan yang bergejala kurang sehat, maka tim akan memeriksa lebih lanjut. Hewan yang bergejala tidak sehat akan langsung dipisahkan dari kelompoknya dan diperiksa secara detail mulai dari airu liur dan sampel darah.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan bergejala, diberikan obat dan perawatan. Kalau memang parah langsung disembelih," kata Evy.
2. Hewan kurban diperiksa sebelum dan setelah disembelih

Pemeriksaannya seperti biasa yakni secara ante mortem dan post mortem. Pemeriksaan ante mortem yaitu memeriksa kondisi fisik hewan sebelum disembelih misalnya kondisi bulu, kaki, mata, telinga hingga air liur. Pemeriksaan ini berlangsung hingga 29 Juni 2023 nanti.
"Post mortem setelah penyembelihan kita periksa itu dalamnya, dagingnya akan diperiksa dengan memotong beberapa bagian seperti hatinya, empedunya semua diperiksa dan sekarang ini fisiknya dulu bagaimana struktur giginya bagaimana hewannya hamil apa tidak," ujar Evy.
3. Tim disebar di titik yang banyak pedagang hewan kurban

Tim akan disebar di titik-titik yang paling banyak penjualan hewan kurban, seperti di Kecamatan Manggala. Di titik lokasi ini, sangat umum dijumpai peternakan dan pedagang sapi setiap tahun.
Tim akan diturunkan untuk memeriksa langsung hewan kurban mulai Jumat 23 Juni 2023.
"Besok sudah bisa mulai, karena cek data untuk tempat-tempat lokasi pemeriksaan hewan itu sudah ada dari kecamatan," kata Evy.



















