Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Juru Parkir di Makassar Aniaya Anggota Komcad Gegara Karcis

Juru Parkir di Makassar Aniaya Anggota Komcad Gegara Karcis
Rekaman CCTV insiden juru parkir di Makassar berseteru dengan anggota Komcad, Minggu, 5 April 2026. Istimewa
Intinya Sih
  • Seorang juru parkir berinisial IC ditangkap polisi setelah diduga menganiaya dua pria di Jalan Boulevard, Makassar, akibat perselisihan soal karcis parkir pada Minggu, 5 April 2026.
  • Insiden bermula dari protes korban terhadap karcis yang dianggap tidak sesuai, memicu cekcok hingga pemukulan dan dugaan pengeroyokan sebelum para pelaku melarikan diri.
  • Kedua korban mengalami luka memar di wajah, sementara polisi masih menyelidiki kemungkinan pelaku lain serta legalitas aktivitas parkir di lokasi kejadian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Seorang juru parkir berinisial IC ditangkap polisi setelah diduga menganiaya dua pria di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Insiden yang dipicu persoalan sepele soal karcis parkir itu berujung pemukulan hingga dugaan pengeroyokan.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 15.46 Wita, tepatnya di depan sebuah toko buah di Kelurahan Masale.

1. Penganiayaan terekam CCTV

Rekaman CCTV insiden juru parkir di Makassar berseteru dengan anggota Komcad, Minggu, 5 April 2026. Istimewa
Rekaman CCTV insiden juru parkir di Makassar berseteru dengan anggota Komcad, Minggu, 5 April 2026. Istimewa

Dua korban dalam kejadian ini yakni anggota Komcad, Serda KC SF (35) dan AH (34). Namun, hanya satu korban yang resmi melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Untuk sementara baru satu pelaku yakni IC. yang ditangkap terkait penganiayaan di Jalan Boulevard," ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain, mengingat dari rekaman CCTV yang beredar, insiden tersebut diduga melibatkan lebih dari satu orang.

"Kami masih lakukan pendalaman. Jika ada pelaku lain, tentu akan kami kejar," tegasnya.

Uji menjelaskan, kasus ini bermula saat korban AH hendak meninggalkan lokasi usai berbelanja. Ia kemudian dimintai uang parkir sebesar Rp3.000 oleh pelaku dan diberikan karcis.

2. Pelaku melarikan diri usai menganiaya korban

Rekaman CCTV insiden juru parkir di Makassar berseteru dengan anggota Komcad, Minggu, 5 April 2026. Istimewa
Rekaman CCTV insiden juru parkir di Makassar berseteru dengan anggota Komcad, Minggu, 5 April 2026. Istimewa

Namun, korban memprotes karena karcis yang diterimanya diduga bukan untuk kendaraan roda dua. Protes tersebut memicu cekcok hingga berujung pemukulan.

Korban AH kemudian menghubungi rekannya, Serda KC SF, untuk meminta bantuan. Namun, situasi justru semakin memanas setelah pelaku memanggil sejumlah rekannya.

"Kedua korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan sebelum para pelaku melarikan diri," jelasnya.

3. Korban alami luka memar di wajah

Rekaman CCTV insiden juru parkir di Makassar berseteru dengan anggota Komcad, Minggu, 5 April 2026. Istimewa
Rekaman CCTV insiden juru parkir di Makassar berseteru dengan anggota Komcad, Minggu, 5 April 2026. Istimewa

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar, terutama di bagian wajah. Luka yang dialami Serda KC SF disebut lebih parah, meski tidak dirinci lebih lanjut.

"Yang terlihat saat ini luka memar di bagian mata sebelah kanan. Untuk korban lainnya, lukanya lebih serius," kata Uji.

Meski demikian, polisi belum memastikan apakah kasus ini akan dijerat sebagai penganiayaan atau pengeroyokan.

"Nanti kami lihat dari hasil penyelidikan apakah unsur pengeroyokan terpenuhi atau tidak," katanya.

Selain itu, polisi juga masih mendalami legalitas aktivitas parkir yang dilakukan pelaku di lokasi kejadian. "Untuk legal atau tidaknya parkir tersebut, masih kami konfirmasi," tandasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More