Asrama Haji Makassar Terapkan 3 Ring Pengamanan saat Pemulangan Jemaah

- Asrama Haji Sudiang Makassar menerapkan sistem tiga ring pengamanan untuk mengatur penjemputan jemaah haji yang mulai dipulangkan dari Arab Saudi pada 1 Juni 2026.
- Akses kendaraan penjemput dibatasi satu orang per mobil di ring kedua, sementara Aula Arafah sebagai titik penerimaan jemaah disterilkan dari pengunjung umum.
- Keluarga jemaah dari luar daerah diminta tidak menjemput langsung ke Asrama Haji karena pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas dan titik penjemputan di wilayah masing-masing.
Makassar, IDN Times - Asrama Haji Sudiang Makassar menyiapkan sistem tiga ring pengamanan untuk mengatur proses penjemputan jemaah haji yang mulai dipulangkan dari Arab Saudi pada 1 Juni 2026. Skema ini diterapkan untuk menghindari kepadatan dan mempermudah pertemuan jemaah dengan keluarga.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan pengaturan dimulai dari area luar asrama hingga Aula Arafah. Aula tersebut menjadi titik penerimaan jemaah haji yang tiba dari Arab Saudi.
"Untuk penjemput, kan di sini ada tiga ring ya. Ring ketiga, kami berikan waktu untuk pengunjung bisa masuk," kata Ikbal, Jumat (22/5/2026).
1. Kendaraan penjemput dibatasi satu orang

Pada ring kedua, akses hanya diberikan kepada kendaraan penjemput keluarga jemaah. Namun, jumlah orang dalam kendaraan dibatasi untuk mengurangi penumpukan di area asrama.
"Yang boleh masuk nanti adalah penjemput jemaah yang bila menggunakan mobil pribadi, satu mobil satu orang di dalamnya untuk memasuki ring dua," kata Ikbal.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan membuat proses penjemputan berlangsung lebih tertib. Selain itu, keluarga juga lebih mudah bertemu langsung dengan jemaah yang baru tiba.
2. Aula Arafah disterilkan dari pengunjung

Sementara itu, area Aula Arafah sebagai lokasi penerimaan jemaah akan disterilkan dari pengunjung umum. PPIH akan memasang pembatas di sekitar aula agar proses serah terima jemaah berjalan lancar.
"Ring satu di Aula Arafah ini kami akan pagari agar pengunjung tidak bisa masuk di dalamnya," katanya.
Setelah diterima di aula, jemaah akan diserahkan kepada panitia daerah masing-masing. Selanjutnya, jemaah dipulangkan ke kabupaten dan kota asal.
3. Keluarga dari luar daerah diminta tidak menjemput langsung

Ikbal juga meminta keluarga jemaah dari daerah yang jauh dari Makassar tidak datang langsung ke Asrama Haji Sudiang. Pemerintah daerah disebut telah menyiapkan fasilitas penjemputan bagi jemaah.
"Kami harap kepada jemaah agar menyampaikan ke keluarganya agar tidak usahlah menjemput sampai di asrama haji bagi yang jauh-jauh karena nanti pemerintah daerah akan memberikan fasilitas itu supaya panitia daerah menjemput jemaahnya," katanya.
Menurutnya, titik penjemputan di daerah nantinya disiapkan oleh pemerintah kabupaten dan kota. Lokasinya antara lain di Islamic Center atau masjid besar setempat.



















