Balita di Makassar Terlindas Mobil, Warga Mengamuk

- Seorang bocah dua tahun di Makassar terlindas mobil taksi online saat menyeberang jalan, dan kejadian tersebut sempat terekam serta viral di media sosial.
- Keluarga korban histeris di lokasi, sementara warga nyaris mengamuk sebelum akhirnya situasi berhasil diredam oleh masyarakat sekitar.
- Korban mengalami luka di kepala, wajah, dan punggung; kasus diselesaikan secara kekeluargaan setelah polisi melakukan penyelidikan dan mempertemukan kedua pihak.
Makassar, IDN Times - Seorang bocah perempuan berusia dua tahun berinisial QD menjadi korban kecelakaan lalu lintas setelah terlindas mobil taksi online di Jalan Sunu, Kompleks Unhas, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (6/4/2026) pagi.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 09.30 WITA itu, sempat terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara warga panik meminta mobil segera dipindahkan.
“Angkatki dulu, angkatki (mobilnya),” teriak perekam video.
1. Keluarga korban histeris

Dalam video yang beredar, keluarga korban tampak histeris sambil menggendong korban yang mengalami luka dan bersimbah darah.
Situasi di lokasi juga sempat memanas, lantaran sopir mobil hampir menjadi sasaran amukan warga yang emosi. Beruntung, warga lain sigap menenangkan sehingga aksi main hakim sendiri dapat dicegah.
2. Pengemudi diduga tak fokus

Kakek korban, Muhammad, menduga pengemudi tidak fokus saat berkendara karena sedang menggunakan telepon genggam. Ia menyebut sopir tengah berkomunikasi dengan calon penumpang.
“Main HP, dia bilang adama di jalan ini,” ujar Muhammad.
Kanit Lakalantas Polrestabes Makassar, Iptu Jerryanto, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, kendaraan yang terlibat merupakan mobil Honda Jazz bernomor polisi DD 1654 XCG yang dikemudikan M. Nirwan (30).
“Mobil bergerak dari arah barat ke timur saat kejadian,” katanya.
Saat kejadian, korban yang masih balita sedang menyeberang jalan di lokasi tersebut hingga akhirnya tertabrak.
“Korban merupakan pejalan kaki yang sementara menyeberang jalan, sehingga terjadi kecelakaan dengan kendaraan yang melintas,” jelas Jerryanto.
3. Korban alami sejumlah luka

Akibat insiden itu, korban mengalami luka lecet di bagian kepala, wajah, dan punggung. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pelamonia Makassar untuk mendapatkan perawatan medis, sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Pihak kepolisian sempat melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta meninjau lokasi kejadian guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Namun, kasus tersebut kini telah diselesaikan secara kekeluargaan setelah pihak kepolisian mempertemukan kedua belah pihak.
Polisi tetap mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan permukiman yang rawan aktivitas pejalan kaki.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya di area padat penduduk,” tutupnya.

















